Langsung ke konten utama

Talking about #BisnisJamanNow with Pegadaian and IWITA

"Fisik boleh Jaman Old.. Tapi pikiran harus Jaman Now.. setuju?"

Pertanyaan ini membekas di benakku, sejak ibu Ana Mustamin S.Sos, M.Si, AAAIJ mengajukannya kepada para peserta Seminar Sosialisasi Fintech AGEN PEGADAIAN #BisnisJamanNow bersama PT. Pegadaian (Persero) dan IWITA (Indonesian Women IT Awareness) di Hotel Pesonna Makassar, 26 Maret 2018.


Pada acara inspiratif yang dikemas dalam format talkshow tersebut, Ibu Ana Mustamin yang sehari-harinya berprofesi sebagai Praktisi Komunikasi dan Keuangan tersebut bertindak sebagai Moderator berhasil memandu jalannya talkshow agar mengalir penuh kehangatan dan rileks.

Tema acara ini cukup unik dan inspiratif, "#BISNISJamanNOW Jadilah Agen Pegadaian dan Mandiri Finansial Sejak Dini". Diharapkan sosialisasi ini dapat berperan serta untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di era globalisasi, terutama kaum perempuan dalam mengakses dan memanfaatkan teknologi informasi agar dapat mandiri secara finansial, tentunya dengan terobosan-terobosan yang diluncurkan oleh Pegadaian.

About #BisnisJamanNow

Honestly.. salah satu alasan aku pengen ikutan acara ini adalah karena penasaran sama istilah #BisnisJamanNow yang sering didengungkan jelang acara, apalagi saat tau acara ini akan melibatkan blogger Makassar, langsung excited pengen dateng dan bersilaturahmi dengan mereka yang sangat inspiratif, dan sama penasarannya dengan event ini.

setiap kali ada kesempatan, aku selalu excited tiap ketemu dengan Blogger Makassar

Lalu.. apa sih #BisnisJamanNow itu?

Nah.. untuk menjawab rasa penasaran peserta, di event ini juga hadir Bapak Suban Fauzin (Deputi Bisnis PT. Pegadaian Persero Area Makassar I) dan Bapak Deddy Suryady, SE (Assistant Manajer Penjualan PT. Pegadaian Persero Area Makassar I) yang akan sharing mengenai program kekinian yang sarat dengan nuansa digital ini. Dengan serius namun tetap santai, pemaparan ini juga diselingi kuis berhadiah merchandise dan tabungan emas di Pegadaian, talkshow ini berlangsung seru dan tidak membosankan.

Bapak Deddy Suryady, SE (Assistant Manajer Penjualan PT. Pegadaian Persero Area Makassar I)

#BisnisJamanNow adalah sebuah konsep bisnis yang diinisiasi oleh Pegadaian yang ditujukan kepada generasi muda Indonesia "gen X" di era sekarang, di era transformasi digital, dengan memanfaatkan platform aplikasi sebagai wadah bertransaksi dan memperoleh penghasilan.

Sosialisasi Program Pegadaian bersama Bapak Suban Fauzin (Deputi Bisnis PT. Pegadaian Persero Area Makassar I)

Mungkin belum banyak yang tau bahwa saat ini PT. Pegadaian (PERSERO) telah memasuki usia 117 tahun di Indonesia, berdiri sejak 1901. Dengan #BisnisJamanNow ini, seiring laju jaman yang berkembang kian pesat, Pegadaian ingin terus konsisten menjalankan komitmennya sebagai lembaga terpercaya dan amanah untuk mempercepat layanan dan memperluas jaringan gadainya.

Rahasia Eksistensi Pegadaian selama 117 tahun (source: instagram @iwitacreative)

Di era digital ini, Pegadaian memanfaatkan sarana teknologi informasi untuk mengembangkan Layanan Keuangan Tanpa Kantor untuk Keuangan Inklusif (Laku Pandai).

Pegadaian Menggandeng IWITA untuk Sosialisasi #BisnisJamanNow

Seperti yang aku sampaikan di atas, dalam sosialisasi #BisnisJamanNow ini, Pegadaian menggandeng IWITA sebagai partnernya untuk melakukan roadshow ke 12 kota besar di Indonesia, demi menyebarluaskan program ini, dengan misi meningkatkan literasi keuangan masyarakat di era digital.



Organisasi perempuan tanggap teknologi yang diketuai ibu Mubarika Darmayanti ini mengusung spirit literasi digital dan sharing economy, berdiri sejak tahun 2010, beranggotakan ratusan ribu wanita di seluruh Indonesia yang berjiwa entrepreneurship.

"Terpilihnya Makassar sebagai kota pertama di luar Pulau Jawa sebagai Tuan Rumah sosialisasi #BisnisJamanNow menunjukkan geliat ekonomi Makassar telah berkembang sangat pesat." tutur Bapak Bagus Dibyo Sumantri, Ketua Daerah IWITA Sulsel yang juga mengungkap kebanggaannya karena IWITA terpilih sebagai partner untuk sosialisasi acara ini.

Aplikasi Agen Pegadaian

Pegadaian juga telah meluncurkan aplikasi Agen Pegadaian, untuk memudahkan masyarakat bertransaksi tanpa perlu repot datang langsung untuk mengantri di kantor Pegadaian. Aplikasi ini sekaligus menjadi solusi untuk mendukung kelangsungan bisnis para pelaku internet, industri rumahan, dan UMKM, menjadikan aset dan keahlian yang dimilikinya lebih berharga dan bernilai jual.



Asiknya nih.. di Aplikasi Agen Pegadaian, kita bisa melakukan transaksi gadai, tabungan emas, kredit kendaraan bermotor, Pembayaran PLN, Pembayaran Cicilan Kendaraan, Isi Ulang Pulsa, dan masih banyak lagi. Cara bergabung nenjadi Agen Pegadaiam juga sangat mudah kok, cukup ikuti 5 steps yang diterangkan pada gambar di bawah ini:


Gimana? Mudah kan?

Nah.. Salah satu contoh manfaat yang bisa kita rasakan saat menjadi agen pegadaian adalah ketika dalam kebutuhan dana cepat, misalnya untuk tambahan modal, Aplikasi Sahabat Pegadaian dan Agen Pegadaian hadir sebagai alternatif untuk memperoleh dana dengan cepat dan tepat, tanpa ribet. Ke depannya, aplikasi Agen Pegadaian diharapkan dapat menjadi media untuk meningkatkan pendapatan dan mandiri finansial sejak dini.


Pada pemaparannya dalam sosialisasi #BisnisJamanNow di Makassar, Pak Deddy Suryadi juga menjelaskan peluang usaha yang bisa dijalankan jika bergabung menjadi Agen Pegadaian, diantaranya sebagai Agen Gadai, Pemasaran, dan Agen Penjualan. Penjelasannya bisa disimak pada gambar di bawah ini:



Kehadiran Daeng Ical Menyegarkan Suasana Sosialisasi #BisnisJamanNow

Geliat dan passion bisnis di suatu daerah tentunya harus didukung oleh pemerintahan yang suportif. Tanpa peran serta aktif dari pemerintah, usaha yang dirintis oleh masyarakat bisa saja menemui kesulitan untuk berkembang. Eksistensi? Boleh dikata mustahil..

Tak salah kemudian, bila Pegadaian Area Makassar I dan IWITA mengundang Bapak Syamsu Rizal, Plt. Walikota Makassar, yang akrab disapa Daeng Ical untuk turut serta menyampaikan pendapatnya tentang perkembangan bisnis di jaman digital dan bagaimana peran pemerintah kota untuk menyukseskan ini.

Daeng Ical pada Sosialisasi #BisnisJamanNow bersama Pegadaian dan IWITA di Makassar

Menurut Daeng Ical, saat ini ekonomi kreatif menjadi penyumbang ketiga terbesar untuk pergerakan perekonomian nasional setelah tambang dan pajak, beliau ingin kreativitas memiliki identitas, sehingga lebih terpercaya dan bernilai jual.

Pesatnya laju perkembangan bisnis yang sangat luar biasa di Kota Makassar berasal dari mobilitas masyarakatnya, tak sepenuhnya disejahterakan oleh pemerintah.

"Kreativitas harus punya identitas, agar bernilai jual..", pesan Daeng Ical.

Kata Daeng Ical, pemerintah kini posisinya bergeser jadi fasilitator untuk pengembangan bisnis masyarakatnya. Tugas pemerintah saat ini menggali potensi masyarakat agar bisa menjadikannya bernilai bisnis berlapis (multiplier economy).

Daeng Ical sangat berharap agar jiwa entrepreneurship warga Makassar bisa terus dipacu dan pelakunya harus berani untuk berkembang. Misalnya nih.. buat ibu-ibu yg jago bikin kue tradisional, jangan ragu buat berbisnis dengan kemampuan tersebut, karena sangat potensial.

Penyerahan cinderamata dari Pegadaian dan IWITA kepada Daeng Ical, Plt. Walikota Makassar

Pengurusan izin usaha UMKM di Makassar pun sudah dimudahkan, bisa langsung mendatangi kantor kecamatan setempat.

Di acara ini Daeng Ical juga menyampaikan komitmennya bersama tim di Pemkot Makassar untuk terus mencari formula terbaik dalam rangka pengelolaan potensi entrepreneurship warga Makassar, sesuai slogan Pegadaian yang beken itu lho.., "mengatasi masalah tanpa masalah" 😊👍

Jangan Ragu untuk Berpikir Jaman Now

Dari berbagai pesan positif yang aku dapatkan di acara ini, akupun setuju dengan peryataan Ibu Ana Mustamin, sang moderator di awal acara. Kita gak boleh ketinggalan dengan perkembangan jaman. Justru, di era serba digital ini, banyak hal yang bisa kita lakuin untuk memanfaatkan potensi diri dengan kreatif dan berani maju.

Terima Kasih, Ibu Ana Mustamin 🙏😃

Yesssss.. Jangan diam di tempat! Saatnya berpikir ala Jaman Now!

Asyiikk.. aku kebagian Bantal Cantik dari IWITA nih.. karena menang live tweet competition di acara ini.. keren gak? 😀😀😀

Terima Kasih untuk Pegadaian dan IWITA untuk sharing-nya.. it was so inspiring 😊


Komentar

  1. sekarang memang udah jamannya untuk bisnis tpi gak perlu modal besar. modal hp aja udah bisa berbisnis ya kak

    BalasHapus
    Balasan
    1. asikk yaa.. sekarang berbisnis udah gak terbatas usia.. anak muda juga udah bisa mandiri secara finansial dengan jadi Agen Pegadaian 😊

      Hapus
  2. saya nasabag pegadaian mbak, udah 4 bulanan mengambil produk tabungan emas,

    wahh jadi agen ini menarik ya, bisa nambah2 penghasilan nih, jikalau saya jadi agen saya cuma melayani tabungan emas dan jual beli emas, kalau yang gadai ga mau ah, heheh ga syariah, tapi terlepas dari itu semua pegadaian itu tempat favorite saya untuk investasi emas

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya Mas.. sangat menarik.. saya jadi kepikiran untuk merekomendasikan ini ke keluarga dan teman2 yg punya ide entrepreneur dan ingin mandiri secara finansial 😊👍

      Hapus
  3. Mengatasi tanpa masalah dan sekarang makin mengikuti perkembangan zaman dengan mengajak masyarakat untuk bisa mencari nafkah juga melalui Pegadaian

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya ya kak.. inovatif seiring jaman 😊 keren..

      Hapus
  4. Pegadaian makin kekinian ya.. Dulu saya taunya cuman buat gadai aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya kak Ery.. sebelumnya juga saya taunya Pegadaian cuma buat gadai aja.. dengan adanya sosialisasi ini, jadi tau kalo ada opsi berbisnis juga yg ditawarkan Pegadaian.. bisa dijalankan lewat hp pula.. praktis ya kak 😊

      Hapus
  5. aku suka acara kayak gini, bisa sekaligus kopdar sama teman-teman :p

    BalasHapus
  6. Wah ikutan juga ya Kak kegiatan IWITA ini? Kemarin juga di Pontianak ada datang berkunjung juga. :-)

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transformasi Puskesmas Minasa Upa Menuju Peningkatan Derajat Kesehatan Warga Makassar

"Mau miskin, mau kaya, semuanya berpotensi sakit. Makanya kita terus berinovasi di bidang kesehatan.."


Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Bapak Ir. Muh. Ramdhan Pomanto (Walikota Makassar) dalam sambutannya saat berkunjung ke Puskesmas Minasa Upa, Senin 9 Oktober 2017. Kunjungan tersebut sekaligus untuk meresmikan UPTD Puskesmas Minasa Upa Makassar.


Bagi saya, kunjungan Bapak Walikota yang akrab disapa dengan nama "Pak Danny" ini sangat spesial, karena Puskesmas yang tepat berada di depan rumah saya ini banyak memberi kenangan tersendiri.



Wajah Baru Puskesmas Minasa Upa


Boleh dikata masa kecil saya dihabiskan dengan bermain bersama teman-teman sekompleks di daerah BTN Minasa Upa. Bahkan di sore hari, saya dan teman-teman sering main petak umpet di pekarangan dan ruang tunggunya yang dulu masih berbentuk semi terbuka.

Dulunya, Puskesmas yang berada di Kelurahan Karunrung, Kecamatan Tamalate ini hanya berupa bangunan sederhana 1 lantai. Seiring waktu, ia te…

Kota Anging Mammiri Semarak Dibuai Kilau F8

"Anging Mammiri Kupasang..
Pitujui Tontonganna..
Tusaroa Takkalupa.."

Selalu terharu, bahkan bisa menitikkan air mata saat mendengar lagu Anging Mammiri mengalun ketika kebetulan saya sedang jauh dari kampung halaman.. Rindu sudah pasti, tapi jika kaki masih jua di tanah rantau, belum sanggup beranjak pulang, apa mau dikata.. Hanya doa yang terangkai, agar rasa ingin berjumpa ini cepat-cepat tuntas.. Menghitung hari.. Membayangkan sanak saudara di pelupuk mata..

Kemudian.. syukur luar biasa saat melihat kota Makassar ini sudah berkembang jauh. Mungkin karena kemajuan jaman yang berpengaruh banyak pada perubahan tingkah laku, kebutuhan, dan gaya hidup masyarakatnya, Makassar kini tumbuh menjadi kota metropolitan. Pembangunan dengan pesat telah mengisi sendi-sendi kehidupan di kota yang terkenal dengan Pantai Losari ini.

Banyak yang berpendapat seperti ini.. "Tak lengkap rasanya bila ke Makassar tapi belum pernah berkunjung ke Pantai Losari..". Oleh karenanya, tak meng…

Nia Ramadhani Buka Toko "Roti Mama Nia" di Kota Makassar

Apa menu favoritmu saat sarapan? Atau.. kalo lagi gak pengen makan yang berat-berat, apa makanan ringan yang jadi pilihanmu sebagai teman bersantai atau bekerja?

Beragam pilihan makanan bisa jadi jawaban, tergantung selera masing-masing.. Tapi kalo aku sih,  jawabannya simple aja: Kalo bukan kue, ya roti, alasannya karena lebih gampang didapat dan pilihan rasanya juga variatif.
Roti termasuk salah satu penganan yang selalu berinovasi dari waktu ke waktu. Sejarah mengungkap bahwa awal mula perkembangan roti dimulai dari daerah Mesir dan Mesopotamia, di mana ketika itu manusia mulai menjadikan gandum sebagai makanan pokok.

Seiring waktu, manusia mulai menemukan cara yang lebih baik untuk mengolah gandum agar menjadi makanan yang lebih enak dan layak dikonsumsi, yaitu dengan dilumatkan dengan air hingga menjadi pasta, dipanaskan di atas api, lalu dikeringkan. Roti bahkan pernah menjadi penanda strata sosial manusia kala itu, tergantung dari warna rotinya. Semakin gelap warna roti, maka …