Yuk Dukung dan Sukseskan Voyage to Indonesia

Teman-teman.. udah tau belom kalo sebentar lagi, tepatnya bulan Oktober nanti Indonesia kembali akan jadi tuan rumah perhelatan besar skala dunia, yaitu Annual Meetings of International Monetary Fund - World Bank Annual Group 2018 (AM IMF-WBG 2018) yang bakal berlangsung di Nusa Dua Bali dengan tagline "Voyage to Indonesia".


Tahukah teman-teman makna di balik frase Voyage to Indonesia tersebut?
Sebuah forum diskusi bernama Forum Merdeka Barat 9 (FMB 9) pun dibentuk oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, mempertemukan pemerintah selaku pihak pelaksana dan awak media untuk mengupas lebih dalam sejauh mana persiapan Panitia Nasional jelang Hari-H dan topik apa saja yang akan diangkat dalam pertemuan tahunan ini.

Dalam forum diskusi yang berlangsung di Aula Mezzanine, Gedung Juanda 1, Kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta, Senin (17/9/2018) ini, hadir sebagai tokoh pembicara Menko Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu Suahasil Nazara, serta Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol, Gubernur Bali I Wayan Koster.


Nampaknya, pemerintah betul-betul serius untuk menunjukkan potensi Indonesia ke mata global. Dalam Annual Meetings of International Monetary Fund - World Bank Annual Group 2018 (AM IMF-WBG 2018) yang bakal di Nusa Dua Bali pada bulan Oktober nanti, Indonesia akan mengambil peran strategis untuk mereposisikan Indonesia di mata dunia.

Sebelumnya, perhelatan Annual Meetings IMF-WB ini digelar setiap dua tahun sekali di Washington DC Amerika Serikat namun sejak perhelatan ketiga digelar di luar Amerika Serikat.

Pak Luhut menegaskan bahwa inilah perhelatan IMF terbesar sepanjang sejarah pelaksanaannya, sejak pertama diselenggarakan pada 1946. AM IMF-WB 2018 juga dinilai sebagai perhelatan yang pelaksanaannya tergolong tersiap, sejauh ini sudah mencapai progres 94%.

Selaku tuan rumah dan fasilitator, Indonesia terus melakukan persiapan matang jelang pembukaan dan pelaksanaan AM IMF-WBG 2018. Di event ini, pemerintah bertekad untuk menunjukman wajah Indonesia yang kaya akan potensi alamnya yang indah dan melimpah, disertai kemajuan yang cukup signifikan di sektor ekonomi, pembangunan, infrastruktur, peningkatan cadangan devisa, perbankan, perdagangan, pariwisata, investasi, serta kepemimpinan Indonesia.


Menurut saya, pemerintah sangat cerdas dalam merancang acara ini, apalagi ketika mendengar kata-kata Voyage to Indonesia disandingkan dengan tajuk acara akbar ini. Rupanya, di balik keunikan tema, pemerintah sebelumnya telah melakukan berbagai pertimbangan. Frase ini pun lahir sebagai simbol perjalanan ke Indonesia, salah satu negara maritim terbesar di dunia, akan menjadi pusat perhelatan, tempat negara-negara dunia akan ‘menyandarkan kapalnya’ ke Indonesia. Di sinilah, kapal-kapal para pendatang akan bersandar untuk bertemu muka langsung untuk melihat wajah asli Indonesia yang mempesona, apalagi dengan dipilihnya Bali sebagai tempat perhelatan, tentu akan semakin memancing minat wisatawan untuk datang ke Pulau Dewata.

Terlebih, wajah Indonesia yang akan ditampilkan adalah “Indonesia Baru", yakni Indonesia sebagai negara reformed, resilient (berdaya tahan pejal), dan progresif, yang mampu mendukung terciptanya pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif. Sejalan hal ini, Indonesia telah melakukan berbagai reformasi, meningkatkan daya tahan ekonomi dari tekanan domestik maupun global.

Bank Dunia merupakan organisasi multilateral yang dimiliki 189 negara di dunia, termasuk Indonesia yang juga mempunyai saham di World Bank. Oleh karena itu, Indonesia diberi mandat menyelenggarakan AM IMF-WB di tahun ini.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Bidang VI Dody Budi Waluyo mengatakan bahwa AM IMF-WBG 2018 adalah saat yang tepat untuk menunjukkan kekuatan ekonomi Indonesia, di mana Annual Meetings ini diadakan saat tekanan pasar keuangan sedang tinggi, bertepatan 20 tahun lepasnya negara-negara Asia dari krisis.

Rencananya, akan ada sekitar 2000-an meetings yang akan membahas isu-isu global yang tengah dihadapi negara-negara di dunia. Khusus di AM IMF-WB 2018, agenda pembahasan isu globalnya disebut Bali Initiative, hasil/output nyata IMF-WBG AM 2018 yang akan menjadi referensi global serta acuan bagi seluruh negara anggota IMF dan WBG, di antaranya:

1. Capital Package
Sebagai upaya peningkatan peran World Bank dalam pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan sosial di dunia, Bank Dunia merancang skema kenaikan modal untuk International Bank for Reconstruction and Development (IBRD) dan International Finance Corporation (IFC). Skema kenaikan modal ini adalah tindak lanjut hasil Spring Meetings 2018 yang ditargetkan selesai pada bulan Juli 2018.

2. Study on Urbanisation
World Bank bekerja sama dengan beberapa kementerian/lembaga di Indonesia (Kementerian PPN/Bappenas dan Kemenkeu) sedang melakukan studi tentang urbanisasi di Indonesia untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan kunci yang dapat menjadi referensi bagi negara-negara di dunia dalam pengelolaan masalah urbanisasi agar dapat memberi keuntungan optimal bagi pertumbuhan ekonomi.

3. Human Capital Index (HCI)
World Bank akan meluncurkan Human Capital Index (HCI) versi pertama yang diharap mampu menjadi referensi bagi para pengambil keputusan dalam menetapkan kebijakan mengenai investasi dalam bidang pendidikan dan kesehatan di negara-negara dunia. Dalam hal ini, Indonesia merupakan salah satu “early adapter country” dalam pengembangan pendekatan strategis untuk mempercepat pembangunan SDM.

4. Bali FinTech Principles
AM IMF-WB 2018 akan membahas kemajuan pesat dalam teknologi digital mengubah lanskap ekonomi dan keuangan global.

Pak Dody Waluyo juga mengungkap bahwa Indonesia akan mengangkat isu ekonomi syariah dalam AM IMF-WBG 2018, mengingat potensinya untuk menguatkan ekonomi Indonesia, dalam bentuk wakaf, zakat, dan lain sebagainya.

"Sesuai Instruksi Presiden, momentum kehadiran ’dunia’ ke Bali bulan Oktober 2018 wajib dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mempromosikan Indonesia sebagai destinasi investasi dan wisata,” kata Pak Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan.

Voyage to Indonesia akan menunjukkan berbagai pencapaian Indonesia dalam sejumlah agenda pembangunan seperti infrastruktur dan human capital, serta keragaman destinasi pariwisata dan kekayaan seni, budaya dan kerajinan Indonesia.

Pak Menteri menekankan pada urbanisasi, mengingat banyaknya negara berkembang, termasuk Indonesia, yang saat ini mengalami proses urbanisasi sangat pesat. “Kondisi itu harus didukung ketersediaan layanan publik untuk menjadikan wilayah urban sebagai kawasan layak huni dan memiliki potensi ekonomi untuk menyerap lapangan kerja,” lanjutnya.


“Dan yang tak kalah penting adalah menunjukkan keramahan bangsa Indonesia dalam menyambut para tamu asing yang datang dari seluruh negara di dunia dan agar mereka merasa aman dan nyaman selama berkunjung di Indonesia,” tutur Pak Menteri. “Intinya, Annual Meetings ini merupakan kerja bersama seluruh komponen masyarakat karena para tamu asing itu akan melihat kita sebagai satu kesatuan bangsa Indonesia,”.

Dalam FMB 9 "Menakar Manfaat AM IMF-WB 2019, Gubernur Bali yang bau dilantik, I Wayan Koster menyatakan turut antusiasme dalam menyambut dan menyukseskan AM IMF-WBG 2018 bersama para warga Bali.

"Kami warga Bali merasa sangat terhormat dan bangga karena Bali menjadi tempat penyelenggaraan perhelatan berskala besar seperti ini. Apalagi sebelumnya Bali sudah berpengalaman untuk acara yang sama. Oleh karena itu, sebagai sebuah daerah wisata, Bali memang sudah siap untuk menyambut jalannya AM IMF-WBG. Terlebih, dengan pendekatan spiritual keagamaan dan tradisi yang dimiliki masyarakat Bali, diharapkan pertemuan tahunan ini akan berlangsung nyaman dan sangat aman,” kata Pak Gubernur.


Sementara itu, Bambang Brodjonegoro, Menteri PPN/Kepala Bappenas RI berpendapat bahwa Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia (AM IMF-WBG) 2018 di Bali ini mempunyai misi untuk menemukan cara tepat agar negara di dunia, termasuk Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi (menengah ke atas).

Mari kita dukung dan sukseskan Voyage to Indonesia dalam Annual Meetings of International Monetary Fund - World Bank Group 2018 berjalan lancar dan sukses ya teman-teman, agar nama Indonesia semakin bersinar terang dan berdaya saing tinggi.. Aamiin..



Jika teman-teman tertarik mengikuti aktivitas FMB 9, silahkan pantau langsung di: www.fmb9.id, FMB9ID (Twitter), FMB9.ID (Instagram), FMB9.ID (Facebook), dan FMB9ID (Youtube).

Komentar

  1. Semoga skema Bank Dunia dalam menaikkan modal bisa berdampak positif dan bermanfaat untuk masyarakat

    BalasHapus
  2. Wah hebat euy, moga makin menambah kinerja pemerintah Indonesia terutama di sektor keuangan menjadi lebih baik lagi, amiinn

    BalasHapus
  3. wihhh... semoga kedepannya semakin maju aja nih perekonomian Indonesia.. Aamiin

    BalasHapus
  4. Berharap dengan terselenggaranya Voyage to Indonesia, akan menjadikan negara kita semakin maju dalam berbagai bidang, juga berharap semakin dikenal di kancah Internasional akan keindahan alamnya.

    BalasHapus
  5. Wah hebat yah semoga berdampak positif pada pembangunan di Indonesia

    BalasHapus
  6. Ahh, aku tau acara ini dari instastory-nya Jouska. Keren ih Indonesia, semoga acara ini membawa manfaat besar bagi negara kita ya.

    BalasHapus
  7. Semoga Voyage to Indonesia dalam Annual Meetings of International Monetary Fund - World Bank Group 2018 berjalan lancar dan sukses...Aamiin

    BalasHapus
  8. Voyage indonesia semoga sukses dan aman , tidak terjadi apa apa. Bangga akan penyelenggaran ini dan berdampak positif terhadap ekonomi indonesia

    BalasHapus
  9. whhh aku baru tau ada perhelatan ini mbak... semoga aman dan acaranya bisa berjalan lancar ya mbakk

    BalasHapus
  10. Keren deh.. semoga seterusnya Indonesia semakin maju dengan program2 spt ini.

    BalasHapus
  11. Keren banget ini Voyage to Indonesia, semoga semua program-program yang sedang berjalan atau sedang dalam perencanaan berjalan dengan baik dan sukses.

    BalasHapus
  12. Eventnya oke banget dan edukasi bagus buat masyarakat nih. Kirain gak ada seperti ini.

    BalasHapus
  13. Wah keren juga Indonesia bisa jadi tuan rumah. Semoga sukses dan lancar acaranya :)

    BalasHapus
  14. Waw. Keren deh. Semoga lancar n sukses ya. Bangga indonesia kali ini jd tuan rumah. Smg perekonomian indonesia semakin maju.. :)

    BalasHapus

Posting Komentar

Check My Popular Post, guys..