Kamis, 11 April 2019

Peluncuran Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" oleh DANCOW Advanced ExcelNutri+

Dear Bunda..

Udah tau belum? Dancow Advanced Excelnutri+, susu pertumbuhan berkualitas dan bergizi untuk Si Kecil baru saja meluncurkan Modul Iya Boleh Untuk Anak Indonesia, sebagai kelanjutan dari "Gerakan 1 Juta Iya Boleh" yang digelar Februari lalu.

Membahas tentang "Gerakan 1 Juta Iya Boleh", ternyata gerakan yang diinisasi untuk memotivasi orang tua untuk selalu mendukung eksplorasi dan sosialisasi Si Kecil agar dapat tumbuh dan berkembang optimal menjadi Anak Unggul Indonesia ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 Juta "Iya Boleh" dari para Bunda.. Wow! Tepuk tangan buat para orang tua di seluruh Indonesia!


Prosesi Peluncuran Modul Iya Boleh Untuk Anak Indonesia ini sangat meriah dan rame lho, dilaksanakan serentak di 3 kota besar (Jakarta, Yogyakarta, Makassar) dengan menghadirkan pakar-pakar di bidang kesehatan, psikologi, dan gizi anak, beserta para Bunda yang turut datang dengan si kecil. Kebayang donk serunya?

Saya sendiri terpilih untuk datang pada perayaan momen spesial ini di kota kelahiran saya, yakni Makassar. Maka, di Sabtu pagi itu, tepatnya 6 April 2019, saya sangat antusias menggali inspirasi dari para expert, sekaligus berkenalan dan bermain dengan teman-teman sebayanya. Si kecil pun excited ingin mencoba beragam permainan di Iya Boleh Camp bersama teman-teman sebayanya.

Saya dan Si Kecil di Iya Boleh Camp
Acara diawali dengan persembahan tarian dan lagu dari "Anak Unggul Indonesia". Kompak dan lincahnya bikin gemes deh, apalagi mereka semua perform mengenakan baju kuning khas Dancow, bikin suasana makin ceria dan semangat!

Persembahan tarian dan lagu dari Anak Unggul Indonesia di Iya Boleh Camp, Makassar (dok: Dancow)

Karakteristik Anak Unggul Indonesia

Kemeriahan acara berlanjut dengan sebuah talkshow bersama Megawati Irawan (Brand Executive DANCOW Advanced Excelnutri+), dr. Rinvil Renaldi, SP.KJ (K), M.Kes. (Psikiater Anak dan Remaja), serta Dr. Setia Budi Salekede, Sp.A (K) (Dokter Anak).

Expert Talkshow dalam Peluncuran Modul Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia di Makassar (dok. Dancow)

Dalam kesempatan ini, dr. Rinvil menerangkan bahwa selain tumbuh-kembang yang optimal, seorang anak juga perlu memiliki karakteristik Anak Unggul Indonesia, yaitu Berani, Kreatif, Peduli, dan Berjiwa Pemimpin. Karenanya, diperlukan pemenuhan kebutuhan emosional yang baik dan cukup selama masa pertumbuhannya.

dr. Rinvil Renaldi, SP.KJ (K), M. Kes., psikiater anak dan remaja, expert yang hadir sebagai pembicara dalam talkshow di Iya Boleh Camp, Makassar (dok. Dancow)

Sementara itu, Dr. Setia Budi berujar, "Ketika anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa mengganggu, seperti infeksi saluran pernafasan dan diare."

Dr. Setia Budi juga memaparkan sebuah hasil riset yang menunjukkan bahwa 41,9 % anak Indonesia masih sering terkena infeksi saluran pernafasan dan 12,2% anak masih sering terkena diare. Olehnya itu, anak harus mendapatkan nutrisi dan perlindungan tepat, yang bisa diperolehnya dari asupan probiotik seperti Lactobacillus rhamnosus yang telah teruji klinis dapat membantu menurunkan resiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh.

dr. Setia Budi Salekede Sp.A (K), Dokter Anak yang hadir expert dalam sesi talkshow di peluncuran Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" di Makassar (dok. Dancow)

Modul "Iya Boleh Untuk Anak Unggul Indonesia"


Sebagai wujud apresiasi Dancow Advanced Excelnutri+ kepada para orang tua Indonesia yang telah aktif mendukung "Gerakan 1 Juta Iya Boleh", maka diluncurkanlah Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia", yang diharapkan dapat memjadi pendamping para orang tua dalam mengasuh si Kecil, memenuhi asupan nutrisinya, memberi teladan perilaku positif, dan semakin sering mengatakan "Iya Boleh" untuk mendukung eksplorasi dan keingintahuan Si Kecil, agar ia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi Anak Unggul Indonesia.

Momen Spesial Prosesi Launching Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" di Makassar

"Sebagai Mitra terpercaya orang tua, DANCOW Advanced Excelnutri+ senantiasa mengedukasi dan mendorong para orang tua Indonesia untuk berkata "Iya Boleh", demikian ujar Mbak Megawati Irawan, mewakili pihak Dancow Advanced Excelnutri+.

Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" ini tersedia dan dapat diunduh secara gratis via laman DANCOW Parenting Center di www.iyaboleh.co.id, agar dampak positifnya dalam mendukung terciptanya karakteristik "Anak Unggul Indonesia" dapat dijangkau oleh lebih banyak lagi orang tua dan anak di seluruh Indonesia.

Selain itu, modul ini juga diharap dapat turut berperan mempersiapakan Generasi Emas 2045, dimana Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi berupa 70% penduduk Indonesia berusia produktif (15-64 tahun) sepanjang periode tahun 2020-2045, sehingga Indonesia dirancang menjadi salah satu dari tujuh kekuatan ekonomi terbesar dunia. (sumber info : thejakartapost.com)


Simbolis Prosesi Peluncuran Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" oleh Dancow Advanced Excelnutri+ di Makassar (dok. Dancow)

"Orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab terhadap pembentukan karakter generasi mendatang. Untuk itu kami menyambut baik inisiatif pembuatan modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia" sebagai panduan pengasuhan Si Kecil, dilengkapi tips-tips yang bisa dipraktekkan langsung oleh para orang tua.", kata Asisten Deputi Pemenuhan Hak Atas Kesehatan dan Kesejahteraan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, mewakili pihak pemerintah.

Yuk Kembangkan Potensi Anak Sedini Mungkin dengan Membebaskannya Bereksplorasi (dok. Dancow)

Saya sendiri sebagai orang tua sangat senang dan termotivasi dengan kehadiran Modul "Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia Ini". Dari event ini, saya yakin, bahwa salam setiap perjalanan yang saya lalui sebagai ibu, tersimpan banyak sekali pembelajaran berharga yang tak boleh saya sia-siakan, termasuk memberi kebebasan untuk anak bereksplorasi dan mengembangkan potensi serta kreativitasnya..

Kami berdua senang sekali bisa hadir di "Iya Boleh Camp"

Yuk Bunda..
Mulai sekarang, mari katakan "Iya Boleh.." kepada anak kita dan jangan lupa selalu tersenyum yaa..

Salam Hangat..

***

Rabu, 10 April 2019

Sentuhan Budaya Indonesia di Panggung FEMME 2019.. Bikin Merinding!

Bangga..
Mungkin itulah kesan yang saya rasakan ketika pertama kali memasuki Ballroom Lily, Four Points of Sheraton, Makassar.. Pagi itu, tepatnya tanggal 3 April 2019, berlangsung Opening sebuah event fashion dan beauty terbesar di Indonesia Timur, yakni The International Female on The Move (FEMME) & Celebes Beauty Fashion Week (CBFW) 2019.

Performance Tarian Cura Labba dari Kazaki Art School

Saya tiba tepat sebelum acara dimulai. Saat itu panggung sudah siap dengan dekorasi dan lighting memukau. Kebetulan sekali, saya yang saat itu datang dengan anak saya, kebagian tempat duduk tepat di samping gendang. Saya langsung penasaran pada momen spesial apa di rangkaian pembukaan ini nantinya gendang akan ditabuh.

Acara dibuka dengan penampilan tarian adat Cura Labba yang sungguh memukau. Tak mengherankan tarian ini disajikan, mengingat Lipa Sabbe atau sarung sutera adalah sebuah kekayaan budaya kebanggaan Sulawesi Selatan, provinsi yang menjadi tempat perhelatan FEMME. Cura Labba sendiri berarti salah satu motif tenun khas Sulawesi Selatan yang digambarkan dengan kotak-kotak besar.

Lipa Sabbe Cura Labba dalam Opening of FEMME 2019

Ada yang unik dari tarian ini, yaitu ketika seorang penari wanita diarak dalam sebuah tandu. Penari tersebut bertugas menarik lembaran sarung sutera panjang yang dibentangkan oleh para penari lainnya. Dengan lagu daerah Sulawesi Selatan sebagai pengiring tarian ini, sungguh ini merupakan sebuah pertunjukan yang tak hanya membuat saya terkesima, tapi juga merinding!

Tarian ini sekaligus mengingatkan kita bahwa Lipa Sabbe adalah sebuah warisan budaya nenek moyang kita, wujud pemikiran yang dituangkan pada selembar kain sarung untuk memperindah penampilan siapapun yang memakainya. Performance ini sekaligus juga menyadarkan kita bahwa masyarakat Indonesia, termasuk Sulawesi Selatan, sudah sadar akan peranan fashion sebagai bagian dari gaya hidup bermasyarakat.

Ibu Icha AZ Lili, Chairwoman of FEMME

Ibu Icha AZ Lili selaku "Chairwoman of FEMME" dalam sambutannya pada pembukaan ini mengungkap tujuan FEMME untuk mewujudkan ide untuk memajukan industri fashion serta menjaga kebudayaan di tanah air, khususnya kawasan Timur Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, Ibu Icha mengenakan busana kreasi Baju Bodo putih yang sangat cantik, karya desainer Hengki Kawilarang.

Khusus di gelaran FEMME tahun ini, tema yang diangkat adalah "The Future of Culture", menggandeng Cita Prasanna yang berperan sebagai inisiator gerakan #BerbudayaItuKeren, yang selama ini mengedepankan kekuatan etnik Indonesia, yang dituangkan dalam karya fashion para professional designer tanah air.

Pembukaan Fashion Show dalam Opening FEMME 2019 (foto: Maghfiratul Istiqamah)

Untuk pergelaran fashion show sendiri, FEMME menyediakan dua panggung utama untuk 20 slot fashion karya 50 desainer nasional, melibatkan 250 brand kenamaan Indonesia dalam pamerannya, 10 beauty exhibition, beserta 20 culinary partner.

Spesial di FEMME dan CBFW 2019 yang penuh dengan kesan glamour dan etnik ini, hadir Ibu Liestiaty F. Nurdin (Ketua Dekranasda Sulsel) didaulat untuk membuka acara, dengan mengenakan busana unik kreasi desainer berbakat dari negeri Sakura, Steven Tach.

Ibu Nurdin Abdullah selaku istri Gubernur Sulsel menyambut baik dan sangat antusias dengan adanya FEMME yang rutin diadakan setiap tahun di Makassar. "Kami betul-betul men-support. Gelaran FEMME ini mampu membuka wawasan kita melalui model-model baru yang selalu hadir setiap tahunnya. FEMME adalah salah satu event yang ditunggu-tunggu."

Acara Opening of FEMME dan CBFW 2019 semakin spesial dengan hadirnya sejumlah tokoh, diantaranya Anggota DPR Aliyah Mustika Ilham, Ketua Dekranasda Makassar Indira Jusuf Ismail, Ketua Dinas Pariwisata Makassar Kamelia Thanti Tantu, dan General Manager Four Points by Sheraton, I Gede Sujana.

Fashion Show Fashunica by Steven Tach dan Mulia Denny (foto: Maghfiratul Istiqamah)

Setelah seluruh rangkaian Opening dilaksanakan, akhirnya penabuh gendang di sebelah saya sudah bersiap-siap menabuh, menandakan tibalah saat yang ditunggu-tunggu, yaitu Fashion Show dari Fashion Designer kenamaan yang siap menghebohkan panggung FEMME dengan karyanya yang memukau, yakni FASHUNICA by Steven Tach and Mulia Denny, serta Deden Siswanto. Fashion show ini menampilkan crossing dua budaya: Sulawesi Selatan dan Jepang ke dalam bingkai fashion yang mempesona.

Fashion Show bernuansa Jepang, karya Deden Siswanto (foto: Maghfiratul Istiqamah)

Intinya nih.. saya dan teman-teman blogger yang bertugas meliput FEMME dan CBFW 2019 sangat bersyukur bisa terlibat dalam kegiatan yang sangat luar biasa ini.. Semoga tahun depan bisa bertemu lagi dengan gelaran FEMME dan CBFW yang lebih seru dan membanggakan!

Blogger Makassar bersama ChairWoman of FEMME (foto: Pachemindstore)



Selasa, 02 April 2019

Bersiap Sambut "The Future of Culture" di FEMME 2019

Fashion lover di Indonesia Timur kembali harus bersiap menyambut FEMME dan Celebes Beauty Fashion Week 2019, event exhibition yang khusus mengangkat dunia mode dan kecantikan ini akan berlangsung selama 5 hari, mulai dari tanggal 3 hingga 7 April 2019 di Four Points By Sheraton Makassar.


FEMME dan CBFW 2019 akan menampilkan konsep pertunjukan luar biasa pada dua stage runway yang megah. Nantinya di sana akan ada 25 peragaan busana dari 200 brand fashion kenamaan Indonesia.

FEMME dan CBFW tahun ini akan mengangkat tema "The Future of Culture", dipersembahkan kepada kaum millenials yang powerful dan energik, disertai kehadiran desainer dalam dan luar negeri, seperti Steven Tach dari Jepang, Maya Ratih, Deden Siswanto, Ghea Pangabean, Indra Bekti, Dewi Sandra, Hengky Kawilarang, Ayu Diah, Ida Noer Harris, Kurzein Karzal, Monika Jufry, Hanni Hananto, APPMI, IFC, dan masih banyak lagi.

The Future of Culture akan menghadirkan crossing kebudayaan Jepang mahakarya Steven Tach dan kebudayaan Makassar. Spesial di FEMME dan CBFW ini, pihak penyelenggara yang diketuai Ibu Icha AZ Lili, SH selaku chairwoman mengungkap bahwa event kebanggaan Makassar ini juga menggandeng #berbudayaitukeren yang dimotori Fuddy Syarief (sebelumnya sukses dalam Indonesia Fashion Week dan Jakarta Fashion Week) dengan tujuan dapat membangkitkan minat dan kesadaran generasi muda agar semakin bangga dan kreatif berkarya dengan mengeksplor kekayaan budayanya.

Selain menghadirkan pertunjukan fashion yang mengagumkan, FEMME dan CBFW juga menampilkan talkshow dengan speaker nasional, yang bermuatan kecantikan, trend make up, busana muslimah, dan talkshow edukatif lainnya.

Untuk semakin memeriahkan gelaran ini, FEMME 2019 juga akan menggelar ICON FEMME Model Hunt, Pemilihan Busana Kartini, Lomba Make Up Artist di MUA Hunt, Parade MUA se-Sulsel, Lomba Cake Kekinian, dan Lomba Busana Kreasi Sutera se-Sulsel.



Gelaran FEMME tahun ini sudah masuk tahun ke-14, dan CBFW sudah masuk tahun ke-5. Karena antusiasme warga Makassar yang sangat bagus terhadap gelaran ini, pihak penyelenggara selalu menghadirkan sesuatu yang baru, sehingga bisa memancing minat-minat muda untuk berkreasi, termasuk komunitas-komunitas fashion dan kecantikan.

Menurut Ibu Indira Yusuf Ismail, istri dari Bapak Danny Pomanto (Walikota Makassar), FEMME tahun ini mengangkat ide yang sangat luar biasa dalam penyelenggaraannya, sehingga diharapkan bisa menunjang sektor pariwisata kota Makassar.

Senin, 01 April 2019

Solusi Digital Cerdas untuk Pelaku Bisnis Kuliner


Perkembangan teknologi gak hanya memanjakan para millenials, tapi juga mewadahi kita untuk bisa meraih sukses dengan mudah, tentunya bermodalkan usaha dan niat kuat.

Salah satu jenis yang bisa coba diterapkan sesuai passion adalah bisnis kuliner yang merupakan salah satu jenis usaha yang terus eksis meski berada di tengah kondisi ekonomi yang sedang melemah. Alasannya jelas, karena setiap hari semua orang butuh makan.


Dari segi keuntungan, meski dengan modal yang relatif kecil, pelaku bisnis tetap bisa meraup banyak laba, yang nilainya bahkan bisa mencapai 100%.

Namun demikian, berbisnis kuliner juga tak bisa dianggap mudah, apalagi bila sudah berbicara tentang persaingan. Tak dapat dipungkiri, tingkatan rivalitas di bidang kuliner sangatlah tinggi. Oleh karenanya, pelaku bisnis kuliner harus pintar-pintar memasang strategi ketika menjalankan usahanya, diantaranya:

1. Fokus Pasar

Segmen pasar, atau kegiatan membagi asar menjadi kelompok-kelompok berbeda berdasarkan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku, adalah hal yang sangat penting dalam menjalankan bisnis, sehingga perlu untuk mengenal dan menentukan pasar sebelum memulai bisnis, termasuk bisnis kuliner.

2. USP (Unique Selling Point)

Seorang pebisnis kuliner harus kuat menghadapi persaingan dengan sesama pelaku bisnis, tentunya dengan menghadirkan sebuah faktor unik yang membedakan bisnisnya dengan sesama pelaku bisnis kuliner, agar lebih mudah diingat oleh masyarakat peminat kuliner.


3. Pelayanan yang Memuaskan

Saat ini ketika jaman sudah semakin canggih, kehadiran ojek online benar-benar menjadi satu faktor yang membantu pemasaran usaha bisnis kuliner. Misalnya, fasilitas Go-Food yang memudahkan customer untuk memperoleh makanan yang diinginkan dengan cepat dan mudah, tanpa harus datang langsung ke warung atau restoran.

Pelaku bisnis kuliner perlu memastikan lokasi tempat usahanya telah terdaftar di Google Business, mudah diakses, dan menyediakan lahan parkir memadai.

4. Mengembangkan Relasi

Dalam bisnis, pelanggan atau customer merupakan pihak yang membutuhkan pemenuhan kebutuhan cara menggunakan produk atau jasa yang ditawarkan dalam transaksi jual-beli.

Pelanggan adalah sebuah kunci kesuksesan dalam berbisnis, sehingga pelaku bisnis kuliner harus bisa membangun hubungan baik. 

5. Tentukan Sumber Pemasukan dan Pengeluaran

Dari usaha kuliner yang digeluti, tentukanlah dari mana sumber pemasukan dan pengeluaran setiap harinya. Catat dengan rapi dan teliti agar perencanaan ke depanya bisa diprediksi dengan mudah.

SPOTS.. Aplikasi kasir untuk usaha anda

Untuk menghadapi tingginya angka persaingan di bidang kuliner, pelaku bisnis bisa memanfaatkan perkembangan teknologi yang sudah saya sebutkan di atas, dalam hal ini adalah digitalisasi.

Pelaku bisnis kuliner perlu tahu bahwa kali ini telah hadir SPOTS, perangkat multifungsi dari GOJEK untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia. Dari terima pemesanan GO-FOOD, pembayaran GO-PAY, hingga laporan harian 
dari beragam tipe pembayaran dan cetak resi secara instan.


SPOTS merupakan aplikasi kasir SPOTS yang hadir untuk menghemat waktu dan uang dengan mengotomatisasi banyak tugas penjualan sehari-hari pebisnis. Dengan harganya yang terjangkau (biaya aktivasi Rp. 290.000 dan biaya pemeliharaan Rp. 2.900/hari), sehingga siapa pun dapat menjalankan usaha dengan adanya aplikasi ini.

SPOTS POS dipersembahkan untuk para foodpreneurs, pengusaha makanan, di Indonesia dari semua ukuran, dari pemilik gerobak sate kambing, booth masakan rumah di kantin perkantoran,cafĂ© hits, sampai restoran bercabang.

Tulisan ini didukung SPOTS


Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Hai.. I am woman with so much interests in life.. Now I am enjoying my time with my lil boy at home as a wife and mom, while my hubby is still being busy with his daily activity to make our dreams come true..

Pengikut

Indonesian Hijab Blogger

Kumpulan Emak Blogger

BloggerCrony Community

MomBlogger Community

Indonesian Female Blogger

Indonesian Female Blogger

Hijab Influencers Network