Minggu, 16 Februari 2020

Uji Coba Mobil Listrik bersama LDII


Teman-teman.. jaman semakin berubah ya? Segalanya kini serba maju.. Kondisi lingkungan pun kini mulai tak aman, seiring bertambahnya jumlah kendaraan di jalan. Kita yang dulunya masih bebas menghirup udara segar, kini pernapasan kita terpaksa harus terpapar polusi udara akibat emisi kendaraan bermotor. Berbagai penyakit yang menyerang saluran pernapasan pun kerap timbul karena masalah ini.

LDII
Senang sekali bisa mengajak anak saya mencoba bus listrik seusai mengikuti Forum Group Discussion "Menyongsong Era Mobil Listrik Nasional" bersama LDII.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyinggung Gubernur DKI jakarta Anies Baswedan terkait polusi udara di Jakarta. Ia menyarankan Anies memperbanyak moda transportasi umum berupa bus listrik guna mengurangi polusi udara di Ibukota.

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo dan resmi diundang-undangkan pada 12 Agustus 2019. Sejauh ini, aturan tersebut masih butuh aturan turunan dari Kementerian terkait, di antaranya Kemenhub.

Permasalahan lingkungan, utamanya pemanasan global yang semakin mengancam kenyamanan dan kesehatan hidup manusia di dunia ini juga disorot Dewan Perwakilan Pusat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPP LDII) sebagai satu isu yang perlu diperhatikan secara serius.

LDII bahkan memandang persoalan lingkungan sebagai bagian penting dari dakwahnya. Sebelumnya, LDII telah menghelat gerakan Go Green sejak 2008, dan telah menanam 3.553.000 pohon dengan tingkat kematian 7,2%.

“Bila lingkungan rusak, ibadah pun sulit dan kesejahteraan masyarakat merosot. Lingkungan
berdampak secara pribadi maupun sosial. Untuk itu, LDII sangat perhatian dengan isu-isu
lingkungan sekaligus memberi solusi,” ujar Ketua Umum DPP LDII, Prof. Dr. Abdullah Syam. M.Sc.

LDII
Focus Group Discussion "Menyongsong Era Mobil Listrik Nasional" dan Uji Coba Bus Listrik di Kantor Pusat DPP LDII, menghadirkan Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Bapak Azis Syamsuddin, M.Sc.



Untuk itu, LDII menggagas satu Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Pusat DPP LDII pada 12 Februari 2020 yang khusus membahas mengenai mobil listrik sebagai satu solusi strategis untuk menyelamatkan lingkungan dari polusi.

Diskusi bertema “Menyongsong Era Mobil Listrik Nasional” mengulas kesiapan infrastruktur dan penerapan aturan ini dibuka secara resmi oleh Bapak Azis Syamsuddin, Msc. selaku Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi PPP. Pada kesempatan yang sama, wakil rakyat yang mengkoordinatori bidang politik, hukum, dan keamanan di DPR RI ini juga ikut menjajal Bus Listrik bersama para warga LDII, awak media, dan peserta diskusi.

Diskusi ini juga menghadirkan DR. Ir. Dedid Cahya Happyanto, MT, Lektor Kepala Politeknik Elektronik Negeri Surabaya. Beliau merupakan warga LDII yang menemukan sistem kendali kecepatan motor induksi tiga fasa untuk dinamika pergerakan mobil elektrik berbasis teknologi soft computing.

LDII berharap hasil dari FGD ini dapat memberi masukan kepada pemerintah sekaligus menjadi solusi praktis mengenai penggunaan kendaraan bertenaga listrik sebagai pengganti mobil berbahan bakar fosil, yang aman demi menyelamatkan lingkungan.

LDII



Dari pihak DPR RI selaku dewan legislatif pun mendukung sepenuhnya jika pemerintah serius ingin mewujudkan bus listrik di Jakarta. Bapak Azis Syamsuddin berharap ke depannya mobil listrik dapat dinikmati dan dijangkau semua elemen masyarakat layaknya mobil minibus yang kerap berlalu-lalang di jalan protokol.


“Bagaimana mobil listrik ini jangan dimulai dari mobil mewah tapi mobil yang bisa dijangkau masyarakat, seperti Avanza atau Innova. Itu mobil yang relatif hampir setiap meter kita ketemu dan kita tidak pernah bisa nyalip mobil Avanza. Karena pas mau nyalip mobil Avanza, di depannya sudah ada mobil Avanza lagi,” ujar Azis Syamsuddin di Kantor DPP LDII, Jakarta, yang disambut riuh oleh peserta diskusi.

Lantas, seperti apa mobil listrik yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat perkotaan di masa depan?

Disampaikan dalam diskusi bersama LDII, bahwa mobil listrik di masa depan harus dilengkapi alat diagnosa diri yang bisa melihat 
kondisi kendaraan dan dapat mendeteksi 
keadaan lingkungan.

LDII


Selain itu, mobil listrik juga diharapkan dapat mendeteksi sinyal bahaya, seperti gempa bumi, kebakaran, tabrakan, rasa kantuk pengemudi, dan lain-lain, lalu mengirimkan datanya ke unit prosesor utama kendaraan.

Wah.. canggih banget yaa, teman-teman..

Namun, bagaimana ya proses transisi Mobil BBM ke Mobil Listrik? Apalagi, di dunia ini, termasuk Indonesia, kendaraan BBM sudah sangat banyak.

Dalam diskusi bersama LDII ini pun dikemukakan tentang hal tersebut, bahwa langkah pertama adalah dengan mengurangi tingkat polusi udara pada mobil BBM terlebih dahulu, kemudian mobil BBM yang ada dialihkan ke Hybrid.

LDII


Selanjutnya, mobil listrik secara bertahap bisa terus bertambah dengan Support Pemerintah menggunakan insentive pajak terhadap komponen dan baterai. Lebih baik lagi, jika kita juga memiliki industri baterei berkualitas di dalam negeri untuk melayani pengisian daya listrik kendaraan ini.

Agar semakin memantapkan terwujudnya mobil listrik sebagai solusi kendaraan ramah lingkungan, pemerintah perlu semakin gencar mencetak ahli mobil listrik dan ahli perawatan infrastruktur sesuai level SKKNI untuk perawatan mobil secara terukur sesuai perkembangan jumlah dan kecanggihan mobil listrik, dengan mengadakan Lembaga Training untuk mencetak ahli mobil listrik 
dilengkapi trainernya, serta Pendirian LSP Perawatan mobil listrik, dilengkapi asesornya.

LDII
Komunitas Blomil hadir sebagai peserta FGD, sekaligus meliput dan menguji coba Bus Listrik TransJakarta yang turut digagas oleh LDII

Semoga program pemerintah untuk mewujudkan moda transportasi listrik demi mengurangi polusi karbon dan ketergantungan minyak ini segera terwujud yaa.. Aamiin.. Salut pula dengan komitmen LDII yang turut mendukung dan menyukseskan perwujudan mobil listrik sebagai solusi transportasi ramah lingkungan, demi Indonesia yang bebas polusi..

Insya Allah..

Selasa, 11 Februari 2020

Kolaborasi Deddy Corbuzier dan Erik Ten Have untuk Millennial Power

What is passion?

Apa perbedaan passion dan hobby?

2 pertanyaan inilah yang diajukan Deddy Corbuzier kepada peserta launching buku Millennial Power, yang merupakan hasil kolaborasinya dengan Erik Ten Have, seorang pengusaha dan investor. Beruntung sekali, saya dan teman-teman blogger dari Komunitas Blomil bisa hadir.
Millennial power
Buku Millennial Power, sudah terbit dengan 9 Bab Inspiratif bagi para millennial

Kita tentu sudah mengenal Deddy Corbuzier, public figure atau selebriti yang dulunya merupakan seorang pesulap atau mentalis, dan sekarang beralih profesi menjadi hist talkshow dan motivator, serta kini memantapkan diri mengelola konten video di channel Youtube-nya.

Kedua pertanyaan tersebut pun dijawab oleh Deddy, bahwa ternyata passion dan hobby adalah 2 hal berbeda lho, guys.. Sesuatu bisa disebut passion jika bisa menghasilkan uang. Jadi, jika hanya dilakukan atas kesenangan semata dan tak menghasilkan apa-apa, maka itu hanya hobby..

Millennial power
Komunitas Blomil hadir dalam launching Millennial Power

So, what is your passion? How's your effort to gain the success?

Buat kamu yang masih bingung dan merasa butuh tips dan trik jitu, serta langkah konkret untuk berhasil di jalur yang sesuai passion-mu, berarti pas banget nih kalo kamu baca buku "Millennial Power".

Buku yang berjudul "Millennial Power, Rahasia Millennial Kaya dan Mandiri" ini baru saja diluncurkan pada 8 Februari 2020 disertai Mini Workshop dengan menghadirkan kedua penulisnya yang super inspiratif siang ini di Gramedia Matraman, Jakarta.

Buku ini bisa membuka pola pikir kita secara luas tentang what we want to do and how to find the next tools to be success and to get profit, dimana salah satu kuncinya adalah dedication.

Millennial power
Peluncuran Buku Millennial Power oleh Deddy Corbuzier dan Erik Ten Have

Millennial Power berisi 9 bab yang membahas beberapa topik, diantaranya : Apakah sekolah itu penting? Apa arti sukses yang sebenarnya? Bagaimana cara menghadapi ortu yang tidak setuju dengan passion kita?

Gak hanya itu, buku ini juga membahas tentang cata menghasilkan uang berdasarkan passion, serta cara membuat rencana hidup. Istimewanya, di setiap bab terdapat QR code berisi video eksklusif Deddy dan Eruk dalam membahas setiap topik dalam tiap bab, yang bisa dipindai secara GRATIS.

Millennial power
Deddy Corbuzier dan Erik Ten Have dalam sesi Mini Workshop pada launching Buku "Millennial Power"

Deddy dan Erik dalam Millennial Power bercerita pengalaman, pengetahuan, serta hasil pemikiran mereka. Harapannya, para millennial bisa memanfaatkan pembahasan tersebut sebagai panduan meraih masa depan yang gemilang, mencapai sukses, dengan terus bergerak maju tanpa takut akan resiko, tidak terjebak dogma lama, dan bisa memanfaatkan peluang yang ada.

Meski kedua penulis bukan lagi millennial, namun pengalaman sukses mereka bisa dijadikan pedoman bagi para millennial. Apalagi, keseharian mereka sebagai content creator di Youtube dan Podcast yang sebagian besar ditonton para millennial dan menggali kisah-kisah sukses para millennial bisa menjadi motivasi dan inspirasi untuk meraih sukses di masa kini.

Selamat membaca..

Millennial power
Dapatkan buku inspiratif ini di Toko Buku Gramedia

Rabu, 05 Februari 2020

Sederhana Penuh Makna, Pahlawan Senyum Berbagi Berkah with Pepsodent Siwak..

Dear, Teman-teman..

"Pernah terpikir untuk jadi Pahlawan Senyum?"

"What? Pahlawan senyum?"

"Iya.. Pahlawan senyum.. Artinya, kita jadi orang yang berhasil merangkai senyum di wajah banyak orang.."

"Emang bisa?"

"Bisa donk.. Alangkah bagus lagi bila senyum itu datang dari hati yang bahagia.. Insya Allah akan berlimpah pahala bagi kita.."

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Saya bersama Mbak Tian, Safa, dan Fauziah dari Yayasan Rawasari saat menghadiri Event Launching Pepsodent Siwak, Senyum Berbagi Berkah

Senyum Berbagi Berkah, Sederhana Penuh Makna


Setiap senyum begitu berarti.. Jika menurut agama, senyum bernilai ibadah, maka dalam ilmu psikologis, senyum bermanfaat mendatangkan rasa nyaman bagi orang di sekitar kita.

Nah.. supaya senyumnya makin cemerlang, penting banget untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut agar senyum lebih indah, dan ibadah pun makin berkah.. Sederhana, tapi maknanya dalam ya, temen-temen?

Kesederhanaan penuh makna ini pula yang telah dihadirkan Pepsodent melalui varian produk terbarunya, yakni Pepsodent Siwak. Selain menghadirkan manfaat siwak untuk kesehatan gigi dan mulut kita, 2,5% dari laba penjualannya akan didonasikan untuk anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan Pepsodent dengan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Inilah yang dinamakan Senyum Membawa Berkah, mengajak kita berpartisipasi aktif jadi Pahlawan Senyum dengan cara unik nan sederhana ini.

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Zaskia Adya Mecca, salah satu selebritis yang hadir dalam acara launching Pepsodent Siwak juga mendukung program Senyum Berbagi Berkah ini lho..

Sebagai pengguna setia Pepsodent sejak kecil, tentu aku excited dan menyambut baik inisiatif pasta gigi yang sudah lebih dari 70 tahun menemani masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan gigi dan mulutnya.

Apalagi nih, Pepsodent baru saja mendapatkan penghargaan Top Halal Brand dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam kategori Pasta Gigi dalam acara Indonesian Sharia Economics Festival 2019.. Wow.. makin semangat donk sikat gigi pakai Pepsodent!

Halal Award ini dianugerakan kepada para pelaku usaha yang aktif berkiprah dalam membangun, mengembangkan, serta menungkatkan industri halal di Indonesia. So, sejalan dengan amanah ini, Pepsodent meluncurkan Pepsodent Siwak yang telah teruji secara Islam dan ilmu sains, baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut.

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Pepsodent Siwak

 “Kami mengapresiasi komitmen Pepsodent sebagai salah satu pelopor merek pasta gigi yang mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI dan telah beberapa kali dianugerahi Halal Award untuk selalu memerhatikan kebutuhan masyarakat dalam mengonsumsi produk halal melalui seluruh produknya. Semoga kehadiran Pepsodent Siwak dapat semakin memudahkan masyarakat memanfaatkan kebaikan siwak sebagai salah satu bahan alami yang sudah terkenal dalam sejarah Islam.”, ujar Ir. Hj. Osmena Gunawan (Halal Communication  Director Lembaga Pengkajian

Launching Pepsodent Siwak Mengajak Masyarakat Indonesia untuk Aktif Menjaha Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Produk Pasta Gigi Berbahan Alami

Antusiasme itu berbuah manis ketika aku berkesempatan menghadiri event launching Pepsodent Siwak ini pada hari Jumat, 31 Januari 2020 di Rumah Marocco, bersama teman-teman blogger dari komunitas Indonesian Hijab Blogger dan influencer, serta beberapa public figure yang terlibat mendukung acara ini, di antaranya Zaskia Adya Mecca, Dhini Aminarti dan Dimas Seto, Mario Irwinsyah, Ricky Harun, Melody eks. JKT48, dan masih banyak lagi.

Acara diawali dengan sebuah talkshow bertema Kesehatan Gigi dan Mulut, dengan menghadirkan pembicara Distya Tarworo Endri (Senior Brand Manager Pepsodent, PT Unilever Indonesia Tbk.), Ir. Hj. Osmena Gunawan (Halal Communication Director Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI)), Ustadzah Aini Aryani, Lc. (Ahli Fiqih), dan Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. (pakar kesehatan gigi dan mulut).

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Talkshow tentang Kesehatan Gigi dan Mulut dalam launching Pepsodent Siwak


“Kali ini, Pepsodent mempersembahkan Pepsodent Siwak untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang mayoritasnya adalah muslim terhadap produk berkualitas yang halal serta mengandung bahan bermanfaat untuk merawat kesehatan gigi dan mulut. Dengan kandungan ekstrak siwak yang dilengkapi mint alami, inovasi ini dapat merawat kekuatan gigi sekaligus memberikan kesegaran nafas yang lebih tahan lama,” ujar Distya.

Bahan ekstrak kayu siwak dalam produk ini mengandung begitu banyak kebaikan untuk kesehatan gigi dan mulut, dan sudah dikenal oleh umat Muslim sejak jaman Rasulullah SAW.

Ustadzah Aini Aryani, Lc. sebagai Ahli Fiqih menerangkan, “Menjaga kesehatan gigi dan mulut menjadi salah satu yang diutamakan oleh Nabi Muhammad SAW karena menyangkut kesehatan diri sendiri serta adab dalam berhadapan dengan orang lain. Di masa beliau, siwak menjadi bahan yang diandalkan karena beragam kandungannya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan gigi dan mulut.”

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak

Ustadzah Aini menjelaskan pula bahwa dalam syariat islam, ada banyak anjuran untuk membersihkan diri, mengingat kesucian adalah sebagian dari iman. Oleh karenanya, Rasulullah juga anjurkan kita untuk membersihkan badan, termasuk khitan buat laki-laki, membersihkan bulu ketiak, gunting kuku, cukur kumis, bersiwak, wudhu dengan air bersih dan suci, serta membersihkan rongga gigi dan mulut sebelum ke mesjid. Jangan sampai mulut bau, maka makruh hukumnya jika tidak membersihkan mulut.

“Indahnya Islam tak lekang oleh zaman. Di era modern seperti sekarang, kandungan siwak yang terkandung di dalam pasta gigi pun dapat memudahkan kita untuk mengikuti teladan Rasulullah SAW dalam merawat kesehatan gigi dan mulut,” lanjut Ustadzah Aini.

Pepsodent Siwak, Khasiat Alami Siwak untuk Pahlawan Senyum Berbagi Berkah

Saat pertama kali tau bahwa Pepsodent mengeluarkan varian siwak, saya cukup penasaran. Sebelumnya, saya sering melihat nenek saya menggunakan siwak untuk menyikat giginya.

Nah.. untuk semakin memperjelas manfaat siwak bagi kesehatan mulut dan gigi, .Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc. selaku pakar kesehatan gigi dan mulut menuturkan bahwa siwak adalah bahan alami yang terbukti mampu menghambat dan mematikan pertumbuhan bakteri serta menguatkan permukaan email gigi sehingga mencegah timbulnya gigi berlubang.

Siwak juga dapat menjaga kesehatan gusi dan jaringan penyangga gigi, menghentikan pendarahan dan peradangan gusi, serta menstimulasi peningkatan produksi air liur yang berfungsi menetralkan kondisi asam di dalam mulut.

Penggunaan siwak kini bahkan sudah mendunia dengan segudang khasiatnya. Bahkan sejak 1984, World Health Organisation merekomendasikan siwak sebagai bahan yang efektif untuk merawat kesehatan gigi dan mulut. Dalam Pepsodent Siwak, manfaat siwak digabungkan dengan mint untuk menyegarkan nafas.

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Manfaat Siwak dan daun mint dipadukan dalam Pepsodent Siwak

Agar misi Senyum Berbagi Berkah dengan Pepsodent Siwak ini semakin bisa dirasakan manfaatnya secara merata untuk seluruh masyarakat Indonesia, maka produk pasta gigi tidak hanya mengedepankan kualitas dan kehalalan produk, tapi juga mengusung nilai-nilai kebaikan untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Nah.. seperti yang sudah saya jelaskan di awal artikel ini, bahwa 2,5% laba penjualan Pepsodent Siwak akan didonasikan untuk kesehatan gigi dan mulut anak yatim piatu di seluruh Indonesia. Dengan demikian, siapapun bisa menjadi “Pahlawan Senyum” dalam program Senyum Berbagi Berkah.

Berbagai program yang akan dilaksanakan dalam program "Senyum Berbagi Berkah" antara lain aktivitas edukasi, pembangunan/ perbaikan fasilitas tempat cuci tangan, penyediaan produk, serta fasilitas cek gigi dan mulut gratis dengan dokter gigi profesional secara berkala.

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Yuk sukseskan Program Senyum Berbagi Berkah dan semangat menjaga kesehatan gigi dan mulut bersama Pepsodent Siwak.. Kami udah pake Pepsodent Siwak lho, gimana dengan kamu?

Uniknya, acara launching Pepsodent Siwak ini berbeda dengan launching produk yang pernah ada sebelumnya, karena di kesempatan berbahagia tersebut, Pepsodent mengajak adik-adik dari Yayasan Rawasari dalam momen Senyum Berbagi Berkah ini.

Salah satu momen yang paling berkesan saat acara launching Pepsodent Siwak ini adalah ketika saya dan adik Safa dari Yayasan Rawasari membuat scrapbook hasil kreasi kami untuk ditukarkan sebagai kenang-kenangan.. Senang sekali Safa sangat komunikatif meski awalnya sempat malu-malu.. Terima kasih ya Safa.. Tetap semangat merawat kebersihan gigi supaya senyumnya selalu ceria penuh berkah..

pahlawan senyum berbagi berkah pepsodent siwak
Saya, Safa, dan scrapbook kreasi kami

So, teman-teman.. Yuk jadi Pahlawan Senyum dengan Berbagi Berkah.. Tunjukkan kepedulian, perhatian dan kasih sayang kita untuk para anak yatim piatu dan mari kita dukung mereka memulai kebiasaan baik merawat kesehatan gigi dan mulut..

Wassalam..