Rabu, 23 September 2020

Review: NIVEA Hokkaido Rose Series.. Wanginya Lembut, Cewek Banget!

Walau sekarang lebih sering di rumah aja, yang namanya merawat kulit tuh gak boleh males yaa.. Apalagi buat kita yang tinggal di perkotaan, skincare dan bodycare mengandung antioksidan jadi barang wajib untuk melindungi kulit dari serangan radikal bebas. So, happy banget donk saat dapat info terbaru kalo NIVEA baru aja launching produk terbaru, NIVEA Hokkaido Rose Series.. Dari namanya aja udah kebayang kalo produk ini dibuat dari bahan-bahan alami yang pastinya aman buat kulit..


Nivea Hokkaido Rose Series

Menangkal Radikal Bebas dengan Skincare dan Bodycare Berbahan Alami Mengandung Antioksidan

Radikal bebas sendiri adalah molekul yang elektronnya nggak berpasangan, sehingga nggak stabil dan reaktif terhadap berbagai faktor. Bisa faktor internal seperti stress, atau eksternal dari polusi udara dan sinar UV, atau dari perangkat rumah tangga, seperti lampu dan gadget.

Jika kulit sering terkena paparan radikal bebas, bisa merusak skin barrier dan membuat kulit jadi mudah stres dan kusam. Makanya penting banget untuk rutin pakai produk skincare maupun body care yang mengandung antioksidan tinggi seperti NIVEA Hokkaido Rose Series yang bagus untuk menangkal radikal bebas..

Kebetulan juga NIVEA Hokkaido Rose Series ini lagi banyak promo diskon di berbagai e-commerce.. Gak mau lama-lama penasaran, apalagi aku emang seneng sama produk skincare berbahan mawar karena wanginya yang lembut dan cewek banget! So, ikutlah aku dalam perburuan si skincare dengan packaging pinky gemesin ini..

Oke.. begitu paket tiba, tentu aja aku langsung buru-buru nyobain wanginya.. Sesuai dugaanku, semua varian NIVEA Hokkaido Rose Series yang terdiri dari 3 jenis produk ini memang enak banget wanginya.. Lembut, gak ada kesan menyengat sama sekali.. Dan pastinya cocoklah buat cewek-cewek yang seneng aroma mawar lembut kayak aku ini.. Inovasi NIVEA ini terbilang unik sih, jika sebelumnya NIVEA selalu konsisten dengan produk-produknya yang superlembut, kali ini ditambah ekstrak bunga alami Hokkaido Rose..

Lebih seneng lagi, bunga mawar yang jadi komposisi utama NIVEA Hokkaido Rose Series ini bukan sembarang mawar lho.. Di seri terbarunya ini, NIVEA sengaja memakai ekstrak mawar dari Hokkaido, Jepang.. Konon katanya, ekstrak Hokkaido Rose atau bunga mawar Hokkaido dikenal kaya akan nutrisi yang baik untuk kesehatan kulit dan mengandung 36x serum antioksidan.. Selain itu, semua produk NIVEA Hokkaido Series juga diformulasikan dengan 0% alkohol sehingga aman dan nyaman untuk kulit, tidak beresiko membuat kulit kering.

Nivea Hokkaido Rose Series


Dengan bantuan teknologi canggih laboratorium NIVEA, tim penelitinya menemukan solusi yang bersumber dari kekayaan alam berupa Hokkaido Rose. So, melalui inovasi terbaru NIVEA Hokkaido Rose Series, NIVEA berharap dapat membantu konsumen Indonesia dalam merawat kesehatan kulitnya. Hokkaido Rose memiliki banyak manfaat bagi kulit, kaya akan vitamin A, C dan E sebagai antioksidan yang berfungsi menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel kulit, sehingga kulit tampak lebih sehat dan cerah. Hokkaido Rose juga dikenal sebagai bunga dengan aroma yang menyegarkan dan tahan lama.

Hokkaido Rose yang terkandung dalam skincare NIVEA Hokkaido Rose, yakni NIVEA Hokkaido Rose Whip Facial Foam dan NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar memiliki sifat antiseptik dan anti-inflamasi sehingga dapat membantu menenangkan iritasi pada kulit.

Nah, uniknya nih.. dalam serian terbarunya ini, NIVEA gak hanya menghadirkan skincare lho, tapi juga body care berupa deodorant dengan wangi mawar Hokkaidonya dan formula anyi oksidannya yang nenyehatkan kulit.. Tingkat stres tinggi yang diduga memicu keringat berlebih yang berpotensi menyebabkan bau badan menjadi alasan NIVEA memasukkan deodorant dalam NIVEA Hokkaido Rose Series.

Jadi, NIVEA Hokkaido Rose Series ini diyakini lebih efektif menjaga kulit tetap sehat, terlindungi, dan lembab. Nutrisi yang terkandung dalam ekstrak Hokkaido Rose dapat membantu menjaga kelembaban kulit agar tampak lebih sehat dan segar. Selain itu, Hokkaido Rose juga memiliki aroma dengan efek menenangkan dan menyegarkan, bisa jadi solusi buat kita yang sehari-hari menjalani aktivitas yang dapat meningkatkan produksi keringat berlebih penyebab bau badan, seperti aktif berolahraga atau terbiasa bekerja di bawah tekanan.

Nestya Rachmawati selaku Brand Manager NIVEA Face Indonesia mengatakan, "NIVEA memahami disaat tingkat stres akibat pekerjaan ataupun rutinitas menjadi lebih tinggi dibanding biasanya seperti akhir-akhir ini, kulit wajah kusam yang tampak lelah menjadi permasalahan yang dikhawatirkan banyak konsumen Indonesia."

Review NIVEA Hokkaido Rose Series

Sekarang, aku akan review masing-masing produk NIVEA Hokkaido Rose Series ini yaa.. Ada tiga produk dari NIVEA Hokkaido Rose Series yang diklaim cocok untuk semua jenis kulit, yaitu NIVEA Hokkaido Rose Whip Facial Foam, NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar, dan NIVEA Hokkaido Rose Deo Deep Serum.

nivea hokkaido rose series

Oke.. Berhubung kunci paling utama dan penting dari kulit sehat ada di tahap cleansing, maka produk pertama yang akan aku review adalah NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar. Sesuai namanya, ini adalah cairan pembersih dari sisa-sisa makeup ataupun kotoran dan debu yang menempel di wajah. Cara pakainya kurang-lebih sama aja dengan kebanyakan produk sejenis, yaitu dituangkan ke kapas terlebih dahulu, lalu diusapkan ke wajah.. Bedanya, NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar. Micellar water ini unik karena mengandung rose oil yang bisa mengangkat makeup secara menyeluruh.. Asyiknya, selama membersihkan wajah, kita jadi bisa menikmati aroma mawar Hokkaidonya yang lembut dan seger..

NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar ini dikemas dalam packaging unik botol plastik bening, jadi bisa menampakkan dengan jelas warna cairan micellar pink beningnya.. Nah, yang aku suka dari micellar ini adalah meskipun disebut berasal dari ekstrak rose oil dan nampak ada kesan minyak di cairannya, tapi begitu diusapkan ke kulit, aku gak ngerasain kesan berminyak sama sekali, malah berasa seger dan wangi aja..


Nivea Hokkaido Rose Series


Nah.. setelah pakai NIVEA Rose Oil Infused Micellar yang formulanya bikin kulitku berasa segar, lembap dan halus.. lanjut deh ke step cleansing kedua pakai NIVEA Hokkaido Rose Whip Facial Foam yang merupakan pembersih wajah dengan busa whipped yang lembut dan efektif membersihkan debu, kotoran, dan minyak dari wajah. Busa pembersih wajah ini juga punya aroma mawarnya pun lembut dan relaxing, bikin acara cuci muka jadi makin asyik..

Selanjutnya, aku akan mereview NIVEA Hokkaido Rose Deo Deep Serum.. Oh iya, guys.. Hati-hati jangan sampai salah kira kalo produk ini dipakai di wajah juga, sama seperti varian lainnya, berhubung di kemasannya tidak dicantumkan bahwa produk ini adalah deodoran, namun NIVEA Whitening Deep Serum White & Smooth.

Tapi, kalo diliat sekilas dari kemasan dan aplikator roll on-nya sih, memang mirip deodorant yaa.. Jadi, buat kalian yang memang bermaksud mau memakai produk ini di ketiak, berarti udah bener.. Selain mencegah bau badan karena keringat berlebih, produk ini juga bagus untuk melembutkan, mencerahkan, dan mengencangkan pori kulit. Kandungannya antara kain ada konsentrat Vitamin C dan Ekstrak Hokkaido Alba Rose yang memiliki kandungan 36x antioksidan, serta mampu memberikan kesegaran sepanjang hari..


Nivea Hokkaido Rose Series

Dengan formula deep serum yang dapat menyerap lebih cepat, NIVEA Deo Deep Serum Hokkaido Rose ini juga dilengkap antiperspirant yang dapat mencegah keringat berlebih dan 0% alkohol, jadi lebih lembut di kulit.

Oh iya.. berhubung sekarang sudah banyak beredar berbagai jenis produk deodorant di pasaran, Nivea Deo Deep Serum Hokkaido Rose ini layak jadi pilihan buat kamu coba, karena formulanya yang gak lengket, lembut dan wangi..

Seluruh rangkaian NIVEA Hokkaido Rose Series ini sudah bisa kamu dapatkan di Shopee dengan harga Rp50.000 untuk NIVEA Hokkaido Rose Whip Foam, Rp47.000 untuk NIVEA Hokkaido Rose Oil Infused Micellar, dan Rp30.000 untuk Nivea Hokkaido Rose Deo Deep Serum..

Selamat mencoba..

Minggu, 20 September 2020

Pelatihan Ultra Mikro Siap Online, Literasi Digital PIP untuk Tingkatkan Kualitas Pelaku Usaha

Sukses bisa diraih siapa saja, asalkan dibarengi usaha yang sepadan, bisa dengan memperdalam skill melalui pelatihan-pelatihan dari instansi ternama, salah satunya yang diadakan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) melalui Pelatihan Ultra Mikro Siap Online, program literasi digital yang menyasar para pelaku usaha mikro se-Indonesia.

Jangan takut berbisnis.. Ambil contoh, salah satu paman saya dari pihak ibu, dulunya beliau mencari nafkah untuk istri dan keempat anaknya dengan jalan menjadi tukang becak.. Siapa sangka sekarang punya usaha penjualan jilbab eceran dan grosir dengan omzet ratusan juta, plus bisa beli rumah dan mobil mewah? Hanya saja, permasalahannya paman saya ini belum begitu melek digital, jadi ketika ada pandemi, beliau agak kesulitan memasarkan produknya, secara pembeli yang datang ke lapaknya di pasar makin berkurang di masa pandemi.


Di sekitar kita juga banyak kok yang berhasil merintis sukses di jalur yang diyakininya.. Bahkan tanpa mengenal batasan usia, saat ini semakin banyak entrepeneur muda yang sudah melambung namanya sebagai pebisnis sukses, dan bisa menginspirasi banyak orang juga pastinya..

Hanya saja, yang namanya usaha biasanya ada saja halangannya.. Contoh besarnya seperti yang menimpa usaha paman saya tadi, ketika pandemi Covid-19 datang dan mengganggu pasar bisnis, mengakibatkan banyak pelaku usaha terpaksa memangkas budget atau bahkan gulung tikar karena sulit meraup untung karena sepi pembeli..

Belum lagi nih.. Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB) kembali diterapkan Pemerintah Kota DKI Jakarta berdasarkan Keputusan Gubernur sejak Senin, 14 September 2020, mengingat ribuan kasus baru bertambah setiap harinya. Gak hanya di Jakarta saja, tapi kota-kota lain pun turut melakukan berbagai pembatasan guna mengurangi penyebaran virus corona.

Hal ini tentu kembali mendatangkan imbas negatif kepada pelaku usaha, tak terkecuali Usaha Ultra Mikro (UMi). Dengan diterapkannya pembatasan, banyak usaha Ultra Mikro yang belum mampu berjalan normal.

Nah.. sebagai solusi untuk bertahan di era New Normal ini, para pelaku usaha Ultra Mikro tentu dituntut mampu mencari cara agar bisa kembali menjalankan bisnisnya seperti sediakala.

Pelatihan Ultra Mikro Siap Online, Ajak Pelaku Usaha Optimalkan Digitalisasi

Untuk memberi dukungan kepada para pelaku usaha UltraMikro yang usahanya terdampak pandemi, Pemerintah melalui Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan memberi dukungan berupa program pendampingan dalam Pelatihan Ultra Mikro Siap Online, dengan tujuan agar roda kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat terus berputar dan membawa kesejahteraan.

Sekilas tentang Pusat Investasi Pemerintah (PIP), unit organisasi non eselon di bidang pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan melalui Direktur Jenderal Perbendaharaan ini menjalankan tugas dan fungsinya dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum.

Sebagai Badan Layanan Umum (BLU), PIP melaksanakan koordinasi dana (coordinated fund) pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dengan memberikan fasilitas maksimal Rp10 juta kepada debitur yang selama ini tidak dapat mengakses pembiayaan perbankan dan program Kredit Usaha Rakyat (KUR), disalurkan melalui Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) dengan pola langsung (one step) atau two step melalui linkage koperasi/lembaga keuangan mikro.


Saat ini lembaga yang menyalurkan pembiayaan UMi antara lain: PT Pegadaian (Persero), PT Bahana Artha Ventura, serta PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Sumber pendanaan berasal dari APBN, hibah, serta kerjasama pendanaan dan investasi.

Lanjut membahas tentang program pendampingan dari PIP, kegiatan ini dikemas dalam format literasi digital yang bertujuan agar para pelaku usaha UltraMikro dapat menggunakan e-commerce dan social media sebagai sarana yang dapat digunakan untuk menjalankan usahanya, sebagai salah satu jalan keluar bagi bisnis dari konvensional ke digital yang diharapkan dapat membantu pelaku usaha mikro untuk menjangkau pembeli yang selama ini tidak tergarap.

Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah menuturkan, bahwa dengan beralih ke digital, debitur Ultra Mikro (UMi) dapat menjangkau calon pembeli yang tidak dapat datang langsung ke tempat usahanya dan memperluas pasar mereka.

Namun demikian, banyak kendala yang dihadapi para pelaku usaha ini untuk beralih dalam memasarkan produk secara digital, misalnya pengetahuan yang masih minim dalam menggunakan sosial media secara maksimal, baik dari sisi fotografi produk yang menarik, penulisan caption yang mengundang rasa ingin tahu pembeli, perluasan jangkauan calon pembeli, dan lain sebagainya.

Pelatihan Literasi Digital, Usaha Menekan Angka Kemiskinan dengan Meningkatkan Kualitas Pelaku Usaha Mikro

Pemerintah menyadari bahwa terhambatnya debitur UMi untuk berkembang akan meningkatkan jumlah penduduk yang terjebak dalam garis kemiskinan dan menggeser kelompok tersebut kembali menjadi masyarakat yang tergantung pada bantuan sosial (bansos).

Sebagai solusi, PIP dalam kapasitasnya sebagai Badan Layanan Umum yang menyalurkan pembiayaan, UMi berkewajiban meningkatkan kapasitas debitur UMi melalui pelatihan-pelatihan, mengingat tujuan pemerintah adalah untuk meningkatkan kualitas pelaku usaha mikro sehingga dapat naik kelas ke program pemerintah melalui penyaluran Kredit Usaha Mikro termasuk pendampingan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas debitur.


“Kami meyakini perubahan orientasi penjualan melalui dunia digital sebagai salah satu bentuk adaptasi kebiasaan baru bagi UMKM di Indonesia. Hal ini menjadi perhatian PIP karena apabila pelaku usaha mikro gagal beradaptasi dengan kondisi saat ini, maka target penyaluran dan penyebaran pembiayaan Ultra Mikro akan terhambat,” lanjutnya.

Dias Satria, Founder Jagoan Indonesia menuturkan pihaknya digandeng PIP melakukan upgrading metode pemasaran secara online bagi pengusaha UMI.

Terdapat tiga hal yang mereka kembangkan, yakni:

Social Media Handling, dimana para peserta pelatihan akan didampingi oleh mentor dan tim untuk melakukan penetrasi pemasaran melalui sosial media Instagram dan menawarkan produk mereka di market place.
Connecting to marketplace, tim mentor akan membantu peserta memfasilitasi dan
mengoptimalisasi pembuatan akun marketplace, Google Business, dll.
Design Packing, pembuatan desain kemasan bagi peserta pelatihan agar lebih menarik dan menunjang penampilan produk bila dijual melalui penjualan online.

Rofik Purniawati, Rofikves pemasok jamur Putih, Semarang menuturkan, tidak mudah mengikuti kegiatan ini karena merupakan hal baru, namun pihaknya menyadari untuk maju dibutuhkan kemauan belajar. Upaya merintis usaha jamur putih ditempuhnya untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Adanya bantuan kredit ultra mikro membuat usaha budidaya jamur ini dapat berjalan dan mulai diterima oleh pasar di kota Semarang.

“Kami berharap dengan mengikuti pendampingan, usaha kami bisa lebih maju dan menjangkau pasar yang lebih luas.”

Senada dengan hal tersebut, Yuyun Wahyuni Nadena Hijab, Yogyakarta menuturkan adanya kredit ultra mikro membuat bisnis hijab yang dia kembangkan dapat lebih berkembang apalagi dengan adanya pendampingan memanfaatkan media sosial.

“Bisnis kami memang masih skala kecil. Pasar juga masih terbatas namun dengan adanya bantuan modal dan pelatihan online ini, bisnis kami berkembang lebih cepat karena lebih banyak orang jadi tahu adanya produk Nadena Hijab,” tuturnya.

Direktur Utama Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Ririn Kadariyah menuturkan lebih dari separuh (54%) penerima manfaat kredit UMi mengambil pinjaman senilai Rp2,5 juta dengan mayoritas (89%) tenor pinjaman yang diambil adalah antara tujuh bulan hingga setahun. Sementara pelaku usaha mikro yang memanfaatkan UMi sebagian besar adalah perempuan (93%) dengan usia di atas usia 40 tahun (58%).

Melalui kredit UMi, diharapkan terjadi kemandirian usaha di seluruh masyarakat. Hingga Semester I 2020, PIP telah menyalurkan kredit Ultra Mikro (UMi) senilai Rp 7.038.961.333.211,- bagi 2.257.021 di 464 kab/kota di 34 provinsi melalui 43 mitra penyalur (linkage) Lembaga Keuangan
Bukan Bank (LKBB) berbentuk koperasi maupun BUMN yang bergerak di bidang jasa keuangan.

Tema dan Syarat Mengikuti Program Pelatihan Ultra Mikro Siap Online

Seperti disebutkan di atas, bahwa tema kegiatan yang diadakan PIP dalam pelatihan ini, antara lain:
✅Penanganan Media Sosial
✅Cara bergabung di Marketplace
✅Membuat kemasan produk yang menarik



Untuk bisa bergabung menjadi peserta kegiatan ini, pelaku Usaha Mikro diwajibkan memiliki usaha produktif yang memiliki komitmen dan keinginan brlajar yang tinggi, serta harus merupakan pihak penerima pembiayaan Ultra Mikro (UMi) melalui penyalurnya.

Yuk persiapkan diri kita menghadapi #AdaptasiBaru..

Cek 2 website ini untuk info lebih lanjut mengenai kegiatan Pelatihan UltraMikro Siap Online:
https://www.kemenkeu.go.id
https://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/

***

#AdaptasiBaru
#NewNormal
#PusatInvestasiPemerintah
#ProgramPEN
#UsahaMikro
#UMiSiapOnline
#UltraMikro
#LekasPulihIndonesia

***
KONTAK MEDIA
Pusat Investasi Pemerintah
Tonny Wahyu Poernomo
Email : tonny@umi.id
Alight
Niken S., Communication Consultant
Email : niken.alight@gmail.com