Sabtu, 26 Desember 2020

Selektif Memilih Susu, Cara Cerdas Mencegah Gizi Buruk pada Anak

Dear Moms.. 

Salah satu resiko gizi buruk pada anak ialah stunting yang disebabkan mal nutrisi atau kondisi kekurangan gizi atau kelebihan gizi. Mal Nutrisi yang terjadi pada masa 1000 hari pertama kelahiran yang dapat berdampak permanen terhadap anak, dimana perkembangannya bisa terhambat dan kemampuan kognitifnya berkurang 10 persen. Karenanya, sebagai ibu, kita wajib lebih aware terhadap gizi anak, termasuk dalam hal memilih susu yang tepat untuk anak.


selektif memilih susu


"Ingat pesan ibu.."

Jargon dari 3 kata sederhana ini belakangan makin sering terdengar di tempat-tempat umum maupun di cetak dan elektronik, apalagi sejak band Padi Reborn didaulat untuk membawakan lagu "Ingat Pesan Ibu" sebagai langkah Satgas Covid-19 dalam rangka sosialiasi protokol kesehatan pencegahan Covid-19, yakni 3M: Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan Sabun di Air Mengalir atau Hand Sanitizer, Menjaga Jarak dan Menghindari Kerumunan..

Tak hanya 3M, demi memperkuat proteksi diri guna mencegah penularan Covid-19, kita diharuskan menerapkan 3W: Wajib Iman, Wajib Aman, Wajib Imun.. Artinya, ketiga elemen ini adalah pondasi yang wajib dikuatkan sebagai sugesti dasar untuk menguatkan jasmani dan rohani di masa pandemi ini..


Wajib Iman: Menjalankan ibadah dan berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar selalu diberi kesehatan dan perlindungan
Wajib Aman: Disiplin menaati protokol kesehatan dengan pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, dam hindari kerumunan
Wajib Imun: Tingkatkan kekebalan tubuh dengan olahraga teratur, istirahat teratur, tidak panik, kelola stres, minum vitamin, makan makanan bergizi..

Insya Allah.. jika kita disiplin menerapkan 3M dan 3W dalam keseharian kita, potensi tertular virus berbahaya pun bisa kita perkecil..

***

Ibu Cerdas Harus Selalu Tahu yang Terbaik untuk Keluarga

Kenapa harus ibu yang diangkat dalam sosialisasi pencegahan Covid-19??? Karena ibu adalah sosok penting yang selalu kita ingat kata-katanya dan hormati setiap saat.. Peran ibu ketika melahirkan, merawat, dan membesarkan anak-anaknya adalah  priceless.. Ibu juga kerap kali jadi faktor penentu keputusan-keputusan besar dalam keluarga, termasuk dalam hal pemilihan menu makanan harian yang disajikan untuk keluarga..

Karenanya, Ibu selalu dituntut cerdas, teliti menentukan yang terbaik untuk keluarga. Memang bukan hal yang mudah, tapi jika kita mau berusaha dan tak pernah menyerah untuk belajar, termasuk mengedukasi diri dan melakukan penerapan hal-hal baik secara tepat..



Tak dapat dipungkiri, pandemi banyak membawa perubahan-perubahan masif dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk ketika sistem pendidikan dialihkan dari Pembelajaran Tatap Muka (PTK) ke Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring/ on Line).. Namun, hikmahnya ialah pandemi ini justru mempercepat akselerasi digitalisasi pendidikan, baik administrasi maupun akademik dengan memanfaatkan internet sebagai sumber belajar, dan learning management system semakin meningkat, dipengahuhi intensitas bertemunya anggota keluarga di rumah, terutama antar orangtua dan anak.

Peran ibu pun bertambah, harus bisa jadi guru yang mampu membantu anak belajar di rumah. Namun demikian, kewajiban ibu dalam pemenuhan gizi keluarga tetap tak boleh dilupakan, salah satunya adalah salam hal memilih susu untuk anak.

Jangan sampai salah pilih susu! Karena susu termasuk sumber nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk bertumbuh, berkembang, dan beraktivitas dengan sehat, seperti vitamin, energi, mineral, kalsium, protein, lemak, dan lain-lain yang kesemuanya diperlukan juga untuk membentuk imunitas, yang sangat diperlukan dalam menghadapi masa pandemi ini.

Mencegah Resiko Gizi Buruk dengan Cara Selektif Memilih Susu untuk Anak Sedini Mungkin

Dalam hal pemberian susu untuk anak-anak, masih banyak orang tua yang salah kaprah menganggap kental manis sebagai pilihan susu harian untuk anak. Ini kerap terjadi pada masyarakat tidak mampu, dengan alasan harga yang relatif lebih murah, mudah disimpan, dan tidak cepat basi ketimbang susu formula.

Dari sinilah, dipandang perlu meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pengasuhan yang benar dan tepat bagi anak-anak sesuai tahapan pekembangannya. Rendahnya literasi masyarakat  tentang pola asupan gizi bagi tumbuh kembang bayi dan anak semakin diperparah oleh iklan-iklan yang mempengaruhi pola pikir dan sikap masyarakat dalam memilih.



Sebagai organisasi yang bergerak di bidang kepedulian terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat, Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) mengadakan Webinar "Membangun Kesadaran Gizi Keluarga Mulai Usia Dini" via Zoom dan Youtube pada 21 Desember 2020, dengan tujuan mengedukasi masyarakat, khususnya orang tua dalam hal pemenuhan nutrisi dan cara bijak mengonsumsi susu dalam rangka menekan jumlah gizi buruk di Indonesia, sekaligus meningkatkan imunitas masyarakat Indonesia di tengah pandemi.

Ibu harus peka untuk mendeteksi perubahan berat badan anak sedini mungkin. Jika tidak segera di atasi, dapat mengakibatkan dampak permanen pada anak yang mengganggu perkembangan otaknya, sehingga anak menjadi tidak produktif dan tidak dapat berkembang seperti anak-anak lain seusianya.

Pencegahan gizi buruk harus dilakukan sejak dini, melalui ASI dan MPASI yang tepat untuk anak. Karbohidrat, lemak dan protein adalah 3 zat utama yang dibutuhkan anak untuk perkembangan otaknya. Hanya saja, ibu terkadang tidak bisa memberi ASI yang cukup kepada anak, sehingga anak  diberikan susu formula khusus, yang standar pembuatannya telah dinyatakan aman untuk anak, telah mendapat izin edar dari BPOM.



Kental manis juga sebenarnya sudah mendapat izin edar dari BPOM, tapi produk ini bukan untuk anak-anak, namun merupakan bahan makanan, seperti campuran minuman ataupun dessert. Sangat berbahaya bila diberikan kepada anak-anak karena kandungan gulanya yang tinggi, sebanyak 50%, meski dicampurkan dengan air susu segar.

Dalam mengonsumsi gula, Natrium dan lemak yang ada pada Kental Manis melebihi batas wajar, sehingga berisiko memicu hipertensi, strok, diabetes dan serangan jantung. Hal ini tentu kurang baik bagi anak, dimana kebutuhan gula anak 1-3 tahun sekitar 13-25 gram. Bayangkan jika anak-anak meminum 2 kali Kental Manis perhari, maka asupan gulanya sudah sangat berlebihan, belum lagi jika ditambah gula dari sumber makanan lainnya.



Dari sinilah, kita sebagai orang tua, diwajibkan selalu memperhatikan produk kental manis agar tidak dikategorikan sebagai produk susu bernutrisi yang bisa menambah asupan gizi. Perbanyak edukasi diri terkait nutrisi anak-anak dengan mencari sumber panduan resmi yang terpercaya, seperti misalnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Dokter Ahli Gizi Indonesia (IDAGI), dsb.

Dengan memperkaya diri dengan pengetahuan terkait pemilihan susu anak dan pemenuhan gizi keluarga, kita sebagai ibu sudah ikut berperan serta dalam menciptakan generasi bebas gizi buruk, sehat jasmani dan rohani.. Terapkan sedini mungkin untuk meminimalisir risikonya..

Salam..

Rabu, 23 Desember 2020

Benarkah Asuransi Syariah Lebih Baik?

Seberapa tahukah kita tentang Asuransi Syariah dan apa saja keunggulannya? Spesial di artikel ini, saya akan mengulas hasil materi dan diskusi yang saya peroleh saat mengikuti event Blogger Gathering bertema Asuransi Syariah yang diadakan Manulife Indonesia, sekaligus membahas MiSSION Syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia.

**

Waktu berjalan tanpa terasa sudah membawa kita di penghujung 2020. Banyak kejadian yang perlu kita jadikan bahan renungan. Tak sedikit pula momen krusial yang memaksa kita cepat mengambil keputusan. Salah satunya ialah bencana besar yang melanda bangsa ini, sebuah pandemi yang disebabkan virus Corona atau Covid-19. Tak ada yang menyangka bahwa karenanya, kita harus banyak membatasi diri untuk mencegah penularan. Sedihnya, musibah ini berefek buruk pada perekonomian negara, belum lagi risiko gangguan kesehatan fisik maupun psikologis.


MiSSION Syariah produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Memang benar bahwa pandemi Covid-19 datang tanpa diprediksi, namun tak perlu pesimis, kita masih punya banyak harapan.. Show must go on! Hanya saja, kedepannya kita perlu lebih bijak melangkah, termasuk dalam mempersiapkan strategi proteksi diri dan keluarga, dan salah satu pilihan yang telah banyak dipilih untuk memperoleh kepastian dalam hal perlindungan, termasuk untuk hal-hal tak terduga sekalipun ialah: ASURANSI. Saat kita sudah punya income, lebih cepat lebih baik lho untuk berinvestasi asuransi.

Saat ini semakin banyak pilihan asuransi yang hadir menawarkan berbagai keuntungan untuk pemegang polisnya. Satu yang cukup menyita perhatian saya ialah ASURANSI SYARIAH, membuat saya penasaran dan bertanya-tanya: Apa sih kelebihan Asuransi Syariah dibanding Asuransi Konvensional? Seberapa berminatkah masyarakat Indonesia terhadap Asuransi Syariah? Keuntungan apa sajakah yang akan kita peroleh sebagai pemegang polis? Lalu, benarkah Asuransi Syariah lebih baik ketimbang jenis asuransi lainnya?

Asuransi Syariah Saat Ini

Perkembangan industri syariah masih kalah jauh dibanding industri konvensional, dikarenakan kurangnya minat masyarakat terhadap produk-produk jasa keuangan berbasis syariah. Ketertarikan masyarakat Indonesia menggunakan produk jasa keuangan syariah (contohnya Asuransi Syariah) masih terbilang rendah, di bawah 1% menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Juli 2020, padahal populasi penduduk muslim di Indonesia saat ini berjumlah 85% dan merupakan yang terbesar di dunia saat ini..


MiSSION Syariah produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Jika melihat kondisi sekarang ini, sudah mulai banyak event atau kebiasaan masyarakat yang dihubungkan dengan syariah, termasuk semakin banyaknya wanita muslim yang memakai hijab. Seiring hal tersebut, pendapatan kontribusi bertumbuh 9,76% pada asuransi jiwa syariah, sementara total aset asuransi syariah meningkat 8,74% dengan skor 81,93.

Sangat disayangkan bila masih sedikit orang yang menggunakan asuransi syariah. Karenanya, kita harus paham akan pentingnya proteksi diri dengan sistem berbasis syariah ini...

Memahami Asuransi Syariah.. Apa Perbedaannya dengan Asuransi Konvensional?

Menurut Fatwa DSN MUI no 21/DSN-MUI/IX/2001, Asuransi Syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong (ta’awuni) antara sejumlah orang melalui investasi dalam bentuk aset dengan atau Manfaat Dana Tabarru’ yang memberi pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai syariah.

Prinsip Syariah yang dimiliki Asuransi Syariah untuk dijadikan alasan tepat untuk memilihnya ialah:

1. Universal, Rahmatan lil Alamin
2. Beramal melalui dana ibadah
3. Risk sharing, saling menanggung, tolong-menolong sesama peserta
4. Akad/perjanjiannya jelas
5. Mengutamakan asas Adil, Jujur, Transparan, Ikhlas
6. Tidak mengandung Riba, Gharar, Masyar dan transaksinya sesuai syariah
7. Perencanaan Keuangan yang barokah
8. Ada pembagian surplus underwriting
9. Investasi menguntungkan.

Prinsip syariah yang mengedepankan gotong-royong dan kebersamaan inilah yang tidak dimiliki asuransi konvensional yang selama ini digunakan oleh mayoritas masyarakat Indonesia, dimana tidak diketahui siapa yang akan mendapat untung atau rugi di akhir periode asuransi.


MiSSION Syariah produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Asuransi syariah dengan perjanjian di awal yang jelas dan transparan serta akad sesuai prinsip syariah dan universal dimana dana-dana dan premi asuransi yang terkumpul (dana tabarru’) akan dikelola secara profesional oleh perusahaan asuransi syariah melalui investasi berlandaskan prinsip syariah, mengedepankan unsur tolong-menolong antar sesama secara transparan dan adil dan diawasi Dewan Pengawas Syariah (DPS).

Melalui asuransi syariah, kita mempersiapkan diri secara finansial dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip transaksi yang sesuai fiqih Islam dengan menggunakan manfaat dana tabarru’ yang nantinya akan digunakan untuk menghadapi dan mengantisipasi terjadinya musibah atau klaim yang terjadi antara peserta asuransi.

Belajar Asuransi Syariah dan Mengenal MiSSION Syariah bersama Manulife Indonesia

Bagi saya, penjelasan di atas sudah bisa menjadi alasan mengapa Asuransi Syariah lebih baik, apalagi jika kita sepakat untuk mengedepankan prinsip syariah dalam berbagai lini kehidupan.

Alasan ini pula yang memicu saya tertarik untuk tau lebih banyak tentang asuransi syariah, termasuk mengetahui produk asuransi syariah yang tepat buat saya. Gayung bersambut, Manulife Indonesia menjawab rasa penasaran ini saat grup jasa keuangan yang unit syariahnya telah berdiri sejak 2009 ini mengadakan Blogger Gathering yang khusus membahas asuransi syariah serta mengenalkan MiSSION Syariah, produk Asuransi Syariah Manulife Indonesia.


MiSSION Syariah produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Saya pun tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini dan segera memutuskan untuk mendaftar menjadi peserta dalam blogger gathering yang diadakan pada Jumat sore, 18 Desember 2020 via aplikasi Microsoft Meetings tersebut. Senang juga karena event ini bisa menjadi ajang silaturahmi melepas kangen bersama para blogger, walaupun masih harus secara virtual karena terkendala pandemi.

Banyak pencerahan yang saya dapatkan dalam acara tersebut, salah satunya mengenai manfaat dana tabarru’ yang merupakan nilai plus sekaligus keunikan asuransi syariah, dimana sebagian besarnya sudah saya uraikan pada pembahasan di atas, berdasarkan pemaparan Bapak Karjadi Pranoto (Director & Chief of EB Unit Syariah Distribution Manulife Indonesia), salah satu narasumber dalam blogger gathering tersebut.

Antusiasme saya semakin besar ketika Bapak Jeffrey Kie (Chief Editor Officer Manulife Indonesia) menjelaskan tentang MiSmart Insurance Solution (MiSSION) Syariah, Produk asuransi syariah Manulife yang ditujukan untuk berbagai kalangan nasabah, terutama para milenial yang membutuhkan produk inovatif untuk perlindungan jiwa dan kesehatan sesuai prinsip syariah.

“Unit Syariah Manulife Indonesia terus berinovasi untuk senantiasa memenuhi harapan nasabah. Menyadari meningkatnya permintaan akan asuransi syariah, kami mengembangkan MiSSION Syariah sebagai solusi yang sesuai untuk seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya memberikan keamanan finansial kepada pemegang polis dan keluarganya, MISSION Syariah juga berlandaskan prinsip tolong-menolong dan berbagi risiko, yaitu saat terjadi klaim dari para nasabah maka klaim tersebut dibayarkan dari manfaat dana Tabarru’ yang dikelola dan diadministrasikan oleh Manulife sebagai operator yang mewakili nasabah,” kata Bapak Karjadi Pranoto.


Mission syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Rendahnya tingkat penetrasi asuransi Syariah di Indonesia yang masih kurang dari 1% memicu Manulife untuk terus mengembangkan dan menyediakan solusi perlindungan Syariah yang komprehensif sebagai komitmen dalam memenuhi kebutuhan keluarga Indonesia. Karenanya, MiSSION Syariah hadir sebagai upaya berkelanjutan Manulife Indonesia untuk memprioritaskan karyawan, pelanggan, dan komunitas pada tahun 2020.

Dari Survei Manulife Indonesia yang dilaksanakan pada Mei 2020 terhadap nasabah asuransi di Indonesia yang dilakukan saat pandemi, ditemukan fakta bahwa sebanyak 72% nasabah yang telah memiliki asuransi berencana membeli tambahan polis asuransi dalam 18 bulan ke depan, jauh lebih tinggi dari hasil rata-rata terhadap negara kawasan survei lainnya di Asia, yakni sebesar 62%. Nah.. menariknya, 30% dari responden di Indonesia ini mempertimbangkan untuk membeli produk asuransi jiwa dan kesehatan di tengah pandemi.

MiSSION Syariah merupakan solusi 3-in-1 Mission Syariah yang mengedepankan prinsip syariah sekaligus menyediakan solusi proteksi perlindungan jiwa dan investasi, dengan perlindungan kesehatan sebagai asuransi tambahan (rider).

Adapun Surplus Underwriting dalam MiSSION Syariah yang merupakan produk asuransi syariah Manulife Indonesia ini, diperoleh dari total kontribusi Peserta dalam Dana Tabarru' setelah dikurangi pembayaran santunan/ klaim, kontribusi reasuransi, dan cadangan teknis, dalam satu periode tertentu.

“Dengan pengelolaan dana yang profesional, produk ini akan membantu masyarakat Indonesia dalam merencanakan dan melindungi masa depan mereka, sehingga mereka dapat mencapai impian dan melindungi kesejahteraan mereka,” ujar Bapak Jeffrey Kie, Chief Agency Officer Manulife Indonesia.

MiSSION Syariah, Solusi Melengkapi Kenyamanan Hidup dan Raih Keberkahan dan di Jalur Syariah

Berdasarkan Manulife Investor Sentiment Index ke-6, dari 120 juta masyarakat Indonesia berusia produktif, hanya 3,3 juta (5,34%) saja yang memiliki program pensiun. Itu berarti sisanya (94,66%) masih belum memiliki program pensiun atau tidak punya tunjangan hari tua.


Mission syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Hal tersebut menjadi bahan pertimbangan Manulife Indonesia untuk mengajak milenial yang jumlahnya 33,75% dari seluruh penduduk Indonesia lebih sadar dan aware akan pentingnya persiapan hari tua yang matang.

Karena itulah, MiSmart Insurance Solution Syariah dihadirkan Manulife Indonesia untuk melengkapi kebutuhan semua kalangan, utamanya kaum milenial agar cekatan mempersiapkan diri sedini mungkin untuk melengkapi kenyamanan hidup, sekaligus menabur dan berbagi keberkahan dengan perlindungan jiwa dan investasi, serta prinsip syariah yang mengedepankan azas tolong-menolong.


Mission syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia
Mission syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia

Solusi 3in1 Mission Syariah berupa solusi proteksi, investasi, dan kesehatan yang diusung Manulife Indonesia ini memiliki beragam keunggulan berupa manfaat loyalitas total 750% dari Kontribusi Dasar di tahun pertama Polis, dibayarkan di akhir tahun ke-10 dan akhir tahun Polis ke-25. Solusi proteksi jiwa syariah ini menawarkan kontribusi terjangkau yang tersedia mulai dari Rp.300ribuan per bulan, jadi sangat tepat bila ditujukan untuk kaum milenial yang ingin merencanakan kepastian masa depan sedini mungkin.

Adapun alokasi investasi dan manfaat loyalitas dari MiSSION Syariah, Produk asuransi syariah Manulife Indonesia ini dijabarkan sebagai berikut:

- Nasabah yang melakukan pembayaran tepat waktu selama 7 tahun pertama polis
- Nasabah tidak melakukan cuti Kontribusi di 7 tahun pertama polis
- Nasabah tidak melakukan Penurunan Kontribusi Dasar (Dasar+Rider) sampai akhir tahun polis ke-25
- Polis tetap aktif


Mission syariah, produk asuransi syariah Manulife Indonesia


Selain memberikan jaminan solusi proteksi berupa perlindungan jiwa dan investasi, MiSSION Syariah Manulife Indonesia juga dilengkapi Asuransi Kesehatan sebagai Asuransi Tambahan, mencakup MiSMART Health Care Syariah, MiSMART Critical Care Syariah, dan MiSMART Waiver Syariah yang ketiga merupakan solusi proteksi kesehatan berupa manfaat penggantian biaya rawat inap dan penanganan penyakit kritis.

***

Alhamdulillah.. dari acara Blogger Gathering bersama Manulife Indonesia ini saya belajar banyak bahwa memilih asuransi syariah adalah pilihan tepat untuk meraih solusi proteksi jiwa serta investasi jangka panjang. Menariknya, Solusi 3in1 yang ditawarkan Manulife Indonesia dalam produk MiSSION Syariah juga memberi perlindungan dan jaminan kesehatan sehingga layak jadi pilihan bagi kaum milenial yang sepakat bahwa prinsip syariah adalah bagian dari iman yang wajib kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Salam..

Senin, 21 Desember 2020

Peranan Gut-Brain Axis untuk Dukung Generasi Hebat

dear Happy moms.. Apa kabar? Kali ini kita bahas parenting lagi yuk, karna memang gak ada habis-habisnya dan gak ada bosan-bosannya kalo kita udah ngomongin buah hati kesayangan kita, karna sebagai ibu yang peduli, kita pasti selalu ingin memberikan yg terbaik..

Termasuk ketika anak tantrum, pasti ada rasa cemas di benak kita.. "Kenapa ya si kecil tiba-tiba rewel dan susah diajak kompromi?"


Gut-Brain Axis


Salah satu alasan yang kerap jadi penyebab anak tantrum ialah gangguan pencernaan, bisa disebabkan lapar, kembung, dsb. Kalo udah gini, kita sebaiknya lebih berhati-hati, moms.. Menurut uraian yang dijelaskan oleh Dr. Rita Ramayulis DCN, M.Kes, (Ahli Gizi dan Penulis Buku Tentang Gizi) dalam sebuah acara talkshow virtual "Pentingnya Gut-Brain Axis untuk Menumbuhkan Anak Hebat" bersama Bebelac pada 11 Desember 2020 lalu dijelaskan bahwa pencernaan kerap dikatakan sebagai otak kedua bagi anak, karena pencernaan yang sehat berpengaruh perkembangan otak, begitupun sebaliknya.

Maka dari itu, spesial di artikel ini, aku akan ngebahas Gut-Brain Axis tersebut, dengan harapan semoga bisa menjadi catatan buat kita dalam hal pendampingan anak untuk mempersiapkan masa depannya, di mana setiap harinya mereka akan lebih banyak menghadapi berbagai macam tantangan, bisa dari segi kesehatan, lingkungan, hingga sosial.

Karenanya, kita sepakat donk bahwa seorang anak perlu dibekali kesehatan tubuh, kemampuan berpikir, serta hati yg baik agar mampu menyebarkan aksi kebaikan ke lingkungan sekitarnya dan tumbuh menjadi anak hebat sesuai harapan kita.

Sejalan dengan hal ini, Bebelac mengajak Putri Titian, artis sinetron yang juga seorang ibu muda untuk ikut berbagi cerita seputar pengalamannya mengasuh dan merawat 2 anaknya yang saat ini usianya masih terbilang balita. Salah satu yang menjadi perhatiannya adalah bagaimana anak-anak bisa tumbuh menjadi anak hebat yang dapat membawa kebaikan untuk sekitarnya.

“Sebagai ibu, saya sadar bahwa perkembangan dunia sangat dinamis. Apa yang menjadi tantangan buat saya sekarang, belum tentu sama dengan tantangan yang dihadapi anak-anak di masa depan. Saya mulai menanamkan nilai-nilai kebaikan, perilaku positif, serta growth mindset pada dua buah hati saya sejak usia dini untuk mendukung perkembangan sosial emosional mereka,” ujar Putri.

Putri pun menuturkan bahwa ia sempat khawatir ketika anaknya tiba-tiba tantrum karena lapar, yang pada akhirnya memancing awareness-nya untuk lebih teliti dalam menjaga pencernaan anak, termasuk dalam memilih produk susu yang tepat buat kesehatan pencernaannya. Dengan mengetahui pentingnya gut-brain axis bagi kesehatan, daya pikir, dan suasana hati si kecil, Putri semakin paham atas kebutuhan nutrisi anak-anak sebagai modal penting dalam menyiapkan mereka menjadi anak hebat yang memiliki kebaikan hati.

"Jangan tergoda membeli produk susu karena harga murah atau diskon.. Pilihlah susu yang benar-benar bagus kandungan dan manfaatnya buat anak, dan Putri sepakat memilih Bebelac yang dirasanya sudah cocok dengan kebutuhan gizi anak-anaknya..", pesan Putri Titian.

Happy Tummy, Happy Brand, Happy Heart

Gut-brain axis menerangkan bahwa saluran cerna sangat memengaruhi kerja otak untuk memproduksi neotransmitter yg terkait dengan sosio-emosional anak, salah satunya ialah hormon serotonin yg mampu menghasilkan perasaan senang dan nyaman..

Lebih jelasnya, berikut ini kaitan sistem pencernaan dengan kerja otak:
✅ Terdapat komunikasi homeostatik dua arah yg melibatkan jalur persarafan, hormonal, dan imunologi
✅ Komunikasi ini akan memodulasi mood, kognitif, dan emosi
✅ Komunikasi yang baik terkait dengan respons yang baik terhadap stres dan perkembangan perilaku
✅ Efek komunikasi yang tidak baik menyebabkan: Perilaku kebingungan, Kecemasan, Perilaku Berulang, Perilaku Autistik
✅ Akan terjadi gangguan komunikasi ketika saluran cerna mengalami inflamasi, gangguan pola makan, sinroma nyeri perut

Konsep Happy Tummy, Happy Brand, Happy Heart yang diusung Bebelac mengajak orang tua lebih paham dan peduli akan pentingnya interaksi sehat antara sistem pencernaan dan otak dalam mendukung kebaikan hati si kecil, termasuk dalam hal kecerdasan intelektual dan emosionalnya.


Gut-Brain Axis


Dr. Rita melanjutkan, “Apa yang anak konsumsi dapat memperkuat kesehatan pencernaan, otak,
hingga kebesaran hatinya, sehingga dapat memberi dampak positif yang menyeluruh bagi anak. Salah satu nutrisi untuk pencernaan sehat yang dapat dikonsumsi anak adalah prebiotik
atau makanan bagi bakteri baik. Sebagai contoh, prebiotik dapat ditemukan pada sayur, buah,
atau susu pertumbuhan yang diperkaya dengan prebiotik.”

Menurut Dr. Rita, salah satu nutrisi utama untuk memungkinkan proses gut-brain axis adalah
prebiotik yang berperan untuk memberi makan mikrobiota pada saluran cerna seperti bifidobacterial yang menstimulasi pertumbuhan spesies Bifidobacterium dan lactobacillus tertentu, dan mengurangi bakteri patogen.

Mikrobiota pada saluran cerna ini juga bertugas untuk berkomunikasi dengan otak, termasuk meminta otak untuk mengatur emosi dan perilaku anak.

“Prebiotik, seperti FOS:GOS dengan perbandingan 1:9, juga memiliki beberapa manfaat kesehatan lain, di antaranya membantu menjaga daya tahan tubuh dan mengurangi risiko infeksi
pada anak,” ujar Dr. Rita.

Komitmen Bebelac untuk Mendampingi Orang Tua Mendukung Tumbuh-Kembang Anak Hebat

Dari ulasan di atas, tentu kita mulai menyadari bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi anak-anak sangat menentukan kehebatannya. Bebelac sebagai salah satu produk bernutrisi dari Danone Specialized Nutrition (SN) Indonesia, berkomitmen untuk mendampingi orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak hebat, salah satunya dengan menawarkan produk berkualitas, serta mengajak para orang tua memahami pentingnya hubungan antara happy tummy, happy brain, dan happy heart.


Gut-Brain Axis


“Terkait produk berkualitas, terutama dalam kaitannya dengan gut brain axis si kecil, setiap
produk Bebelac mengandung FOS GOS 1:9, Omega 3, Omega 6, vitamin dan mineral yang
mendukung pencernaan dan pertumbuhan si Kecil,” ujar Ye Vian Quah, Head of Bebelac.

Selain nutrisi, membesarkan anak hebat yang dapat membawa kebaikan bagi lingkungannya juga membutuhkan pola asuh yang baik dari orang tua. Karenanya, Bebelac juga berkomitmen untuk terus mengedukasi orang tua tentang konsep happy tummy, happy brain, dan happy heart dengan mengadakan berbagai inisiatif dan kegiayan edukatif, salah satunya melalui rangkaian webinar melalui akun Facebook @BebeclubIndonesia yang dapat diikuti secara gratis, dengan harapan Bebelac dapat ikut berkontribusi melahirkan generasi penerus yang cerdas dan memiliki kebaikan hati di masa depan.

Sebagai ibu, tentunya kita selalu ingin anak tumbuh menjadi generasi hebat di masa depannya.. Yuk persiapkan si kecil mulai dari sekarang dengan asupan nutrisi dan stimulasi yang tepat.. Semangat moms, and stay happy..