Selasa, 07 Agustus 2018

Samsung Gear S3 For Our Healthy Lifestyle

Healthy People.. saya mau cerita sedikit nih.. Jadi, sejak kembalinya saya ke kota Jakarta selepas kelarnya keribetan seputar hajatan pernikahan Adik saya di Makassar, lagi-lagi saya dihadapkan pada fakta betapa variatifnya gaya hidup orang di kota metropolitan sekelas ibu kota negara ini.


Hectic-nya Jakarta cukup telak semakin membuka mata saya, bahwa lifestyle tak sekedar perpaduan "life" dan "style" saja, namun bagaimana keduanya mampu bersatu membawa manfaat jangka panjang sebagai aset masa depan. Tak terkecuali aspek "kesehatan" yang memunculkan istilah healthy lifestyle, representasi perilaku manusia di masa sekarang yang menyisipkan rasa peduli pada kesehatan dalam aktivitas kesehariannya.

"3 Minutes Challenge", menghitung jumlah kalori tubuh yang terbakar setelah 3 menit berlari di treadmill.

Walau terdengar eksklusif, namun Healthy Lifestyle bukanlah barang mewah. Masih ingatkah trend "infuse water" yang menjadikan kita rajin membawa air dengan celupan buah segar ke mana-mana. Belum lagi dengan rutinitas jogging setiap Sabtu-Minggu yang mendorong lahirnya Komunitas-komunitas Pelari yang sering terlihat eksis di ajang Car Free Day. Gak jarang pula, ada yang sengaja ikutan nge-gym atau kelas yoga demi menerapkan prinsip gaya hidup sehat itu.

I think I need a new watch, not just to lift up my style, but helpful for my daily activity.

Untuk menunjang aktivitas itu, biasanya kita mulai deh tuh kita ke sport store untuk nyari-nyari berbagai atribut yang bisa kita pakai buat ber-healthy lifestyle. Entah itu pakaian, sepatu, tumbler air minum, topi, handuk kecil, headband buat nyimpen smartphone di lengan, headset buat denger musik sambil lari-lari, sepedaan, fitness, dan lain-lain.

Smartwatch Samsung Gear S3 bisa terkoneksi langsung dengan smartphone Samsung

Tapi, pernahkah teman-teman kepikiran buat beli jam tangan khusus sport?

Kalo aku jujur aja nih.. kepikiran banget!

Love at the first sight with Samsung Gear S3 (photo taken by Lia Harahap)

Alasannya kurang-lebih ada 2.. Yang pertama, karena memang saya lagi kepengen beli jam tangan baru supaya bisa ganti-ganti sama jam tangan yang sekarang.. Yang kedua, gara-gara saya ketemu Samsung Gear S3 di event "Healthy Lifestyle with Gadget", Samsung Store by NASA Mal Kelapa Gading 3, beberapa minggu lalu..

Talkshow Healthy Lifestyle with Gadget bersama Samsung Store by Nasa and Blogger Community

Temen-temen.. percaya ngga sih sama yang namanya love at the first sight atau jatuh cinta pada pandangan pertama?

Mungkin perasaan itulah yang saya rasakan ketika melihat Samsung Gear S3 pertama kalinya.. Desainnya elegan dan simple, dilengkapi fitur-fitur canggih yang bisa mempermudah penggunanya untuk mempermantap niat ber-healthy lifestyle sekaligus komunikasi via gadget.

Kerennya Samsung Gear S3

Oke.. love at the first sight ini bukan tanpa alasan lho, temen-temen.. Atau mungkin temen-temen berpikir aku suka smartwatch ini biar bisa keliatan keren aja. O..ow.. salah besar.. Karena ternyata nih yaa.. Untuk menunjang keseharian dan gaya hidup sehat kita, jam tangan unisex (desainnya cocok dipakai cewek maupun cowok) bisa jadi teman yang selalu setia mengingatkanmu agar terus aktif bergerak dan berolahraga, sehingga kamu akan selalu:

1. Stay in style, karena Samsung Gear S3 sudah dilengkapi bezel elegan rotatable yang didesain dengan teknik laser marking dan bahan stainless steel alloy 316L. Lebih kerennya lagi, premium strap dan watch face pada layar sentuh sport watch ini bisa disetting sesuai dengan gaya ataupun mood kita.


2. Stay ActiveSamsung Gear S3 memungkinkan kita untuk terus bisa terkoneksi ketika beraktivitas di dalam air, track berdebu, bahkan daerah ekstrim sekalipun. Keunggulannya ini didukung dengan adanya iP68 dan military grade MIL-STD-810G pada Samsung Gear S3. Daya ketahanan airnya mencapai 5 ATM lho..

3. Stay Connected. Pengguna Samsung Gear S3 bisa menikmati kemudahan telepon dan memantau notifikasi, serta membalas pesan masuk dari layar smartwatch ini, tentu saja dengan terlebih dahulu menghubungkannya via bluetooth dengan smartphone Samsung kita, guys..



4. Stay On All Day. Dengan daya tahan baterai hingga 4 hari, Samsung Gear S3 memungkinkan penggunanya dapat terus terkoneksi secara aktif tanpa khawatir.

Pas banget lho kalo kita menyebut Samsung Gear S3 sebagai smartwatch multifungsi yang bisa jadi asisten pribadi yang bisa merekam berbagai kegiatan kita, seperti jalan kaki, berlari, hiking, bisa mendeteksi jumlah langkah, detak jantung, bahkan bisa menghitung jumlah kalori yang terbakar setelah kita berolahraga juga. Pokoknya, untuk urusan healthy lifestyle-mu, serahkan saja pada Samsung Gear S3.

The Elegant Samsung Gear S3 for our Healthy Lifestyle 😊

Gimana, Healthy People? Jadi pengen punya smartwatch Samsung Gear S3 juga kan?

Jumat, 03 Agustus 2018

Waspada Hepatitis dengan Deteksi Dini


Hepatitis adalah permasalahan kesehatan yang serius di dunia, termasuk di negara-negara berkembang, seperti Indonesia. Sudah saatnya kita lebih waspada terhadap resiko penularan Hepatitis dengan melakukan Deteksi Dini Hepatitis B yang sudah bisa dilakukan di 34 provinsi dan 244 kabupaten/kota.



Teman-teman.. Sadarkah kita bahwa kesehatan adalah aset masa depan? Di masa tua nanti, tentunya kita ingin menikmati hidup dengan santai, bebas rasa khawatir yang disebabkan vonis penyakit yang biasanya menyerang di usia senja.

Sebenarnya, bila kita benar-benar ingin terhindar dari rasa cemas tersebut, ada tips yang bisa kita terapkan di masa muda, yaitu Deteksi Dini.

Namun, kendalanya saat ini banyak orang yang tidak mau memeriksakan kesehatannya (medical check-up) dengan berbagai alasan. Entah karena merasa ribet dengan prosesnya, takut dengan alat-alat laboratorium, atau mungkin takut divonis aneh-aneh oleh dokter.

Saya pun pernah berpikir demikian, sudah merasa takut dan ribet duluan jika membayangkan medical check-up, mengesampingkan berbagai keuntungan dan manfaat yang bisa saya peroleh jika berani periksa kesehatan sedini mungkin, lebih cepat lebih baik.

Kenapa saya tiba-tiba kepikiran tentang Deteksi Dini? Begini alasannya..
Jadi, pada tanggal 27 Juli lalu, saya bersama rekan-rekan blogger di Jakarta, mengikuti Seminar Kesehatan di Gedung Kementerian Republik Indonesia serangkaian "Hari Hepatitis Sedunia" yang diperingati pada 28 Juli setiap tahunnya. Khusus tahun ini, tema yang diambil adalah "Deteksi Dini Hepatitis Selamatkan Generasi Penerus Bangsa".

Peningkatan pengetahuan dan kesadaran tentang bahaya Hepatitis tidak hanya dilakukan pada peringatan Hari Hepatitis Sedunia saja namun bisa diterapkan setiap saat. Pemerintah telah berinisiatif menjadikan Hari Hepatitis Sedunia tahun ini sebagai momentum untuk semakin meningkatkan kepedulian semua pihak terhadap penyebaran virus Hepatitis di Indonesia.

Tahukah teman-teman bahwa pengendalian virus hepatitis berdampak sangat serius terhadap derajat kesehatan masyarakat? Fakta menunjukkan bahwa Indonesia merupakan negara endemis tinggi hepatitis. Untuk menyiasati hal ini, pemerintah telah menempuh sejumlah cara pencegahan, diantaranya dengan melakukan imunisasi Hepatitis B kepada bayi baru lahir secara nasional.

Dari rentang waktu 2016 - Juni 2018, berbagai capaian Pengendalian Hepatitis di Indonesia telah diperoleh, di antaranya:
1. Sosialisasi faktor risiko Penyakit Hepatitis di 34 provinsi.
2. Imunisasi rutin Hepatitis B pada bayi di 34 Provinsi dengan pencapaian di atas 93,5%
3. Deteksi dini Hepatitis B sudah dapat dilakukan pada 34 provinsi dan 244 kabupaten/kota
4. Deteksi dini Hepatitis B pada 742.767 ibu hamil, juga berhasil memproteksi 7.268 bayi terhadap ancaman penularan vertikal pada bayinya.
5. Pengobatan Hepatitis C dengan obat Direct Acting Antiviral (DAA) pada 17 provinsi yang diduga memiliki junlah penderita Hepatitis C terbanyak.

Pentingnya pengetahuan dan kesadaran akan risiko dan bahaya hepatitis dapat menyelamatkan, mengingat bahayanya bisa mengintai kapan saja, penyebaran virus dari penggunaan jarum suntik dan produk darah yang tak steril.

Dari seminar Hari Hepatitis Sedunia pada Kementerian Kesehatan tersebut, saya juga tersadar bahwa saat ini masyarakat cenderung lebih aware terhadap penularan HIV ketimbang Hepatitis. Padahal faktanya, Hepatitis memiliki kecenderungan Hepatitis yang lebih besar ketimbang HIV.

Dari Seminar Kesehatan yang menghadirkan Dr. Wiendra Waworuntu, M.Kes. (Direktur Penanganan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI) tersebut pula, dijelaskan bahwa Hepatitis adalah Radang Hati, yang selain bisa disebabkan penularan virus Hepatitis, bisa juga oleh Obat-obatan, Alkohol, Perlemakan, Parasit (Malaria, Ameba), dan virus lainnya seperti Dengue atau Herpes. Namun, dari sekian banyak pemicunya, virus Hepatitislah yang merupakan penyebab terbesar.

Hepatitis termasuk penyakit yang jarang menampakkan indikasi pada penderita jika tidak dideteksi secara langsung, itulah sebabnya mengapa Hepatitis sampai digolongkan sebagai penyakit kronis yang berperilaku silent killer. Dampak yang bisa terjadi jika tidak sejakndini mendeteksi Hepatitis adalah resiko Hepatitis Kronis, Cirrhosis, dan Hepatocullar carcinoma (with chirrosis).

Hepatitis Kronik mengalami keparahan samoai berakibat kematian, karena berpotensi memperparah kondisi struktur dan fungsi hati, dari Healthy Liver, Fibrotic Liver, Cirrhotic Liver, dan Liver Cancer.

Bahayanya, 1 dari 4 penderita Hepatitis meninggal karena Hepatitisnya sudah menjelma menjadi kanker hati. Penderitanya terlambat tau karena tidak cepat-cepat memeriksakan diri. Sebagian besar pengidap tidak menyadari dirinya terkena Hepatitis hingga saat muncul komplikasi.

Hepatitis bisa menular melalui kotoran dari mulut (Hepatitis A, Hepatitis E) dan Kontak Cairan Tubuh (Hepatitis B, Hepatitis C, Hepatitis D).

Selain itu, Hepatitis juga dapat menular melalui kontak cairan tubuh melalui:
1. perinatal (ibu ke anak)
2. anak ke anak atau dari dewasa ke anak
3. transfusi darah dan organ yang tidak diskrining
4. penggunaan jarum yang tidak aman
5. hubungan seksual yang tidak aman, serta
6. kontak dengan darah.



Penting kita ketahui, bahwa penularan Virus Hepatitis B secara vertikal dari ibu hamil ke janinnya beresiko sangat besar, mencapai 95%. Itulah sebabnya mengapa ibu hamil selalu dianjurkan untuk sedini mungkin memeriksakan diri dan kandungannya dengan Deteksi Dini Hepatitis B.

Untuk mencegah inveksi vertikal hepatitis B, dapat ditempuh dengan strategi berikut:
1. Memeriksakan ibu hamil dengan metode Screening Hepatitis B
2. Konsultasi oleh Ibu hamil yang terinfeksi Hepatitis B kepada dokter
3. Pemberian vaksin HB0 <24 jam pada semua bayi yang baru lahir
4. Memberikan tambahan HBIG <24 jam setelah kelahiran pada bayi dari ibu hamil yang berstatus HBsAg reaktif
5. Menyarankan ibu hamil dengan Hepatitis B (HBsAg reaktif) untuk melahirkan di fasilitas layanan kesehatan.

Selain itu, upaya pencegahan penularan Hepatitis B dari Ibu ke Bayinya dapat dicegah dengan cara:
- Segera lakukan vaksinasi HB0 setelah bayi lahir (< 24 jam)
- Segera beri HBIG < 24 jam pada bayi yang baru lahir dari Ibu dengan Hepatitis B.

Teman-teman.. Sadarkah kita bahwa Hepatitis telah menyebabkan kerugian besar bagi negara, karena menyebabkan setiap tahunnya terdapat rata-rata 2,2% dari keseluruhan 5,3 juta Ibu Hamil yang berstatus HBsAg reaktif.
Pada 30 tahun ke depan, diperkirakan ada 120.000 bayi yang akan menderita Hepatitis B dan 95% berpotensi Hepatitis Kronis (sirosis atau kanker hati).

Faktanya, biaya yang dikeluarkan untuk membiayai 1 kasus sirosis adalah 1M, dan 1 kasus kanker hati sekitar 5M.

Dengan demikian.. Bukankah ini berarti Fenomena Virus Hepatitis telah menyebabkan kerugian besar bagi negara? Bukan hanya dari sisi materinya saja, tapi juga menyebabkan resiko hilangnya generasi bangsa sebagai aset masa depan bangsa?

Karenanya.. Yuk mari segera lakukan Deteksi Dini sekarang juga, untuk menyelamatkan bangsa dari berbagai macam penyakit, dari ringan hingga kronis, seperti Hepatitis.

Terima Kasih..
Semoga bermanfaat..

Selasa, 31 Juli 2018

Fun Montessori Learning Memaksimalkan Potensi Anak Sebagai Bekal Masa Depan Cemerlang

Dear, Moms.. Bagaimana Mom mengisi serunya hari-hari bersama buah hati tercinta?

Kehadiran si kecil ke kehidupan kita bisa menjadi pengobat jenuh di kala penat melanda. Ia bisa jadi teman bermain paling asyik dan ceria yang pernah kita kenal. Beberapa orangtua sengaja memfokuskan waktunya untuk menikmati kebersamaan dengan buah hatinya. Saya, contohnya. Sejak kelahiran anak pertama, saya memutuskan untuk berhenti bekerja sebagai karyawan di perusahaan karena tidak ingin kehilangan sedikitpun momen pertumbuhan anak saya.

Alat peraga Montessori, metode belajar sederhana namun penuh arti

Saya ingin selalu berada di samping anak. Bersamanya, saya bisa belajar banyak hal. Salah satunya adalah kesabaran. Tak jarang, saya membayangkan bagaimana ia di masa depan nanti. Sekarang saja, usianya sudah 3 tahun. Time flies so fast.. Sebentar lagi, ia akan masuk sekolah. Saya merasa diri ini terlalu egois bila di usia anak sedang menunjukkan antusiasme dan rasa ingin tahu seperti ini, saya justru menitipkannya ke baby sitter, sementara sebagai anak ia berhak memperoleh pendampingan penuh dari orang tuanya.

Saya selalu berusaha mengajak anak dalam setiap aktivitas sehari-hari

Tak ada orang tua yang sempurna, begitupun saya. Sejauh ini saja, saya merasa sudah banyak kelalaian yang saya lakukan dalam pengasuhan dan perawatan anak. Rasa pesimis dan tak percaya diri kadang menyerang, namun perasaan cinta kepada anak telah mengalahkan segalanya, lalu makin memantapkan niat untuk mempersiapkan ia menyambut masa depan yang gemilang. Dukungan, kerjasama, dan perhatian dari suami, keluarga, dan teman-teman makin menambah semangat.

Berbagai langkah pun kami tempuh, salah satunya dengan giat mengikuti seminar, talkshow, maupun workshop seputar parenting. Dari sinilah, saya berkenalan dengan Metode Montessori, dalam sebuah sharing session #MontessoriMadeSimple dan perkenalan dengan lembaga sekolah Montessori Haus Asia yang telah berpusat di Singapura, dan telah eksis di Indonesia sejak 2017.

Sejarah dan Definisi Metode Montessori

Montessori dikembangkan oleh Maria Montessori 100 tahun lalu, dan terbukti telah sukses diterapkan dan beradaptasi di berbagai negara di dunia.

Montessori diyakini sebagai sebuah learning method yang bisa diterapkan pada anak sejak usia dini, sebagai bekal untuk mempersiapkan masa depan anak dengan cara mengembangkan diri sesuai potensi yang dimilikinya.

Montessori menggunakan alat peraga dari benda-benda aneka bentuk dan warna, banyak hal yang bisa dipelajari dari objek ini

Dengan Montessori, kita bisa menyiapkan pondasi sebagai media penyaluran rasa ingin tahu, keingintahuan, serta antusiasme belajar.

Maria Montessori meyakini bahwa setiap individu harus bisa mendidik dirinya sendiri. Sementara guru bertugas menyiapkan bimbingan dan informasi edukatif.

Prinsip dasar Montessori mencakup 3 aspek:
- Everything in environment has NAME
- Everything in environment has USAGE
- Everything in environment has PLACE

Ketiga aspek di atas yang kemudian memunculkan pertanyaan: apa/siapa, untuk apa, dan di mana. Dari pertanyaan-pertanyaan seperti ini saja, sudah banyak hal yang bisa diketahui oleh anak saat kita menjawab atau mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut ke anak.

Montessori Haus Asia



Sekilas tentang Montessori Haus Asia, sekolah yang berlokasi di Multivision Tower ini punya serangkaian paket lengkap untuk para guru, orang tua, atau pengusaha yang interested menerapkan Montessori di sekolah maupun rumah, dengan praktik-praktik sederhana yang mudah dipahami, alat peraga yang menarik, dan proses yang fun.

Properti dan Alat Peraga dalam Classroom Montessori Haus Asia Indonesia

Montessori Haus Asia didirikan oleh Mr. Allan Wang untuk mengadvokasi dan merancang lingkungan belajar Montessori karena Montessori Haus Asia percaya metode yang diterapkan di sekolah ini mampu memicu gairah orang tua dan guru untuk memperlajari Montessori.

Mr. Allan Wang


Khusus di Indonesia, Montessori Haus Asia dikomandoi oleh Ms. Rosalynn, yang berniat melakukan ekspansi ke berbagai daerah di tanah air. Dalam kurun waktu 4 bulan saja, Montessori Haus Asia telah menjalin kemitraan dengan berbagai partner kerja, juga telah mendirikan 3 pusat pelatihan.

Ms. Rosalynn

Dalam rangka memfasilitasi gaya hidup masyarakat dalam mengejar masa depan yang cemerlang, Montessori menerapkan modal terbaik dalam pengembangan bisnisnya, di antaranya:

  • Semangat mengubah kehidupan dengan pendidikan berkualitas
  • Kerja tim sebagai kunci pertumbuhan
  • Kerja keras sebagai dasar kesuksesan
  • Inovasi dan kepemilikan individu yang didorong dan dihargai oleh komitmen penelitian dan pengembangan
  • Kepuasan dan kesuksesan mitra yang sangat penting

What Makes #MontessoriMadeSimple So Fun

Event #MontessoriMadeSimple berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif bertanya dan berpartisipasi dalam setiap sesi yang dibawakan Mr. Allan dan Ms. Rosalynn.

Salah satu pernyataan Ms. Rosalynn yang paling membekas di benak saya adalah "Anak kecil di bawah 6 tahun tidak perlu berkompetisi. Justru, ambisi untuk berkompetisi adalah ambisi orang tuanya agar bisa mengeksiskan diri lingkup pergaulan. Kompetisi baru boleh diterapkan ketika anak berusia 7 tahun, bukan untuk menang atau kalah, namun untuk mengajarkan sportivitas bagi anak."

Antusiasme Bloggers saat Menyimak Penjelasan Ms. Rosalynn

Ms. Rosalynn juga menerangkan 5 bidang utama Montessori, di antaranya:
  1. Kemampuan berbahasa, dengan melatih anak berkomunikasi di hadapan orang banyak. Salah satunya dengan meminta anak bercerita atau mempresentasikan tema tertentu setiap minggu di kelas.
  2. Matematika, mengajarkan anak tentang angka dan berhitung melalui permainan dan lagu
  3. Budaya, dengan membiasakan anak sopan santun, mengantri, tata krama, dan kebaikan yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari, misalnya mencuci tangan sebelum makan.
  4. Sensorik, memperkenalkan mainan yang melatih indra sensorik, misalnya botol sensorik, bermain pasir, kacang-kacangan, dan sebagainya kepada anak.
  5. Daily Activities, melatih kemandirian anak dengan berbagai keterampilan yang dapat melatih kemandirian, misalnya memegang piring dan gelas, memakai baju atau topi sendiri.
Pengenalan #MontessoriMadeSimple menjadi lebih menyenangkan bagi para bloggers karena ditemani berbagai produk yang turut berpartisipasi membuat acara ini makin menarik, di antaranya:

Interlac, produk minuman probiotik yang telah teruji dapat meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga dan memperbaiki saluran pencernaan dengan meningkatkan bakteri baik dalam tubuh.


Selain Interlac, juga ada Ayam Gepuk Mpo Oneng yang menyediakan santapan makan siang untuk peserta. Untuk snack disediakan oleh Kue Babah Gemoek dan D'Granola, sedangkan untuk minumannya disediakan oleh Toru Oatmilk yang segar menyehatkan.

Senin, 30 Juli 2018

Kolaborasi MAGI dan KiosTix Hadirkan Perlindungan bagi Penonton ASIAN GAMES 2018

Dear, guys.. Apa kabar nih? Udah pada siap-siapkah menyambut ASIAN GAMES 2018 yang akan segera digelar di pertengahan bulan Agustus hingga awal September nanti?

CEO MAGI, CEO Kiostix beserta perwakilan Inasgoc dan Bank Mandiri dalam Signing Ceremony and Press Conference Perjanjian Kerjasama PT. Mandiri AXA General Insurance dan PT. Pison Tickettech dalam pemberian perlindungan asuransi kepada penonton ASIAN GAMES 2018.

Ehm.. yang pastinya sih, euforia ASIAN GAMES di Indonesia udah berasa meriah banget dari pusat hingga ke pinggiran kota, gak hanya di Jakarta dan Palembang sebagai pusat lokasi penyelenggaraan, tapi kemeriaan perhelatan olahraga terbesar di Asia Tenggara ini menyapa masyarakat hampir di semua daerah di Indonesia, termasuk di Makassar, kota kelahiranku.. Di sana, ada acara Kirab Obor Asian Games juga lho.. dan aku antusias banget pengen ngikutin infonya, meski dari Jakarta sini..


Oke, guys.. Lantas gimana nih, cara kamu memberi support bagi para atlet kita? Kalo aku dan keluarga sih udah berencana mau nyempatin nonton langsung pertandingannya di lapangan (on the spot) sekalian ngajak anak kami nonton pertandingan olahraga, pasti bakal berkesan banget. Itu artinya kami udah harus siap-siap dari sekarang yaa.. Selain waktu, kami juga harus nyiapin diri buat beli tiketnya..

Nah.. pas banget nih.. saat aku lagi nyari-nyari info seputar tempat pembelian tiket ASIAN GAMES 2018, aku mendapat kabar bahwa tiket resmi ASIAN GAMES 2018 bisa didapatkan di KiosTix, dengan cara melakukan transaksi di website KiosTix.

Beli Tiket ASIAN GAMES 2018 di KiosTix, Penonton dapat Double Benefit

Temen-temen, udah taukah kalo beli tiket ASIAN GAMES 2018 di KiosTix bisa dapet Double Benefit yang memberi rasa aman buat kita?

Double benefit? Apa aja tuh?

Gini lho, guys.. Aku jelasin dulu yaa.. Jadi, dalam rangka mendukung ASIAN GAMES 2018, PT. Pison Tickettech (KiosTix) secara resmi menggandeng PT. Mandiri AXA Mandiri General Insurance (MAGI) sebagai perusahaan asuransi sebagai upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penonton selama menyaksikan pertandingan.

Semangat sebelum Press Conference dimulai

Info penting ini aku dapatkan saat menghadiri acara "Signing Ceremony and Press Conference Perjanjian Kerjasama PT. Mandiri AXA General Insurance dan PT. Pison Tikettech" yang berlangsung di AXA Tower Lantai 12, Kuningan, Jakarta, Jumat 29 Juli 2018 lalu. Kerjasama ini menjadikan MAGI sebagai satu-satunya perusahaan asuransi umum yang memberi perlindungan khusus kepada para penonton ASIAN GAMES 2018.

Seremonial penandatangan kerjasama oleh CEO MAGI dan CEO KiosTix, disaksikan perwakilan INASGOC dan Bank Mandiri

Di acara ini, turut hadir President Director of MAGI, Paul-Henri Rastoul yang dalam sambutannya mengatakan bahwa partisipasi aktif MAGI ini adalah wujud komitmen untuk mendukung penuh upaya pemerintah demi suksesnya ASIAN GAMES 2018.

Sambutan Mr. Paul (President Director of MAGI)

Dalam sambutannya, Mr. Paul juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada KiosTix, Bank Mandiri, dan seluruh pihak yang membantu terjalinnya kolaborasi ini, dengan tujuan untuk menunjukkan kontribusi nyata MAGI bagi masyarakat, terkhusus penonton ASIAN GAMES 2018, sekaligus sebagai ajang edukasi tentang manfaat perlindungan asuransi.

Plakat penandatangan kerjasama MAGI dan KiosTix untuk ASIAN GAMES 2018

Layanan MAGI sendiri menjangkau berbagai segmen masyarakat dengan beragam jalur diatribusi bancassurance (cabang Bank Mandiri dan Bank Syariah Mandiri), telemarketing, korporasi, dan digital. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa keuangan, utamanya asuransi umum yang memberi manfaat perlindungan kecelakaan diri dan kesehatan, dukungan MAGI diwujudkan dengan menyediakan asuransi umum.

Penandatangan Plakat Kerjasama

Khusus untuk ASIAN GAMES 2018, MAGI memberikan asuransi berupa santunan sebesar Rp.10juta per orang kepada seluruh penonton yang diperkirakan jumlahnya akan mencapai 1,5juta - 2 juta penonton selama perhelatan berlangsung. Manfaat inilah yang akan kita dapatkan sebagai benefit jika membeli tiket resmi via KiosTix. Aku sebut double benefit, karena selain bisa merasakan sensasi menonton langsung pertandingan ASIAN GAMES, kita juga dapat rasa aman dari perlindungan Asuransi.

Ade Sulistioputra, CEO Kiostix

Selanjutnya dari pihak KiosTix, Ade Sulistioputra selaku CEO company yang telah beroperasi sejak 2012 ini mengungkapkan bahwa sinergitas yang lahir dari kolaborasinya bersama MAGI bisa memicu animo masyarakat untuk membeli tiket di KiosTix, sehingga kepercayaan diri masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan ASIAN GAMES bisa disertai rasa aman, dengan adanya perlindungan asuransi yang disediakan bagi setiap pemegang tiket resminya.

Menyingkap kain hitam yang menutup loket yang dimaksudkan sebagai simbol kerjasama MAGI dan KiosTix untuk ASIAN GAMES 2018

Sejak ditunjuk sebagai official ticketing management partner of ASIAN GAMES 2018, website KiosTix terus meningkatkan peningkatan traffic yang signifikan dari pengunjung.

Press Conference bersama Media dan Bloggers

Selanjutnya, kolaborasi ini menjadikan MAGI sebagai perusahaan pelopor pemberian asuransi kecelakaan diri kepada seluruh penonton, dalam hal ini pemegang tiket resmi ASIAN GAMES 2018.


Gimana, guys? Udah makin siap kan untuk ASIAN GAMES 2018? Don't forget beli tiket resminya di KiosTix yaa.. 😊

Minggu, 29 Juli 2018

Serunya Arisan Inspirasi Bersama Mom Debbie Majida Shinta

Semua ibu pasti ingin memberi yang terbaik untuk anaknya. Hanya saja, rasa pesimis dan tidak percaya diri terkadang menghampiri. Apalagi untuk ibu yang minim pengalaman mengurus anak, seperti saya. Namun, saya tak ingin tinggal diam. Saya selalu berusaha mencari cara untuk memperluas pengetahuan tentang cara merawat dan mengasuh anak dengan baik. Mulai dari bertanya dan berbagi info dengan orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman-teman berpengalaman, browsing info di internet, baca buku, hingga mengikuti seminar-seminar dan workshop seputar parenting.




Makanya nih.. aku antusias banget saat dapat undangan di event Arisan Inspirasi yang diadakan Dancow Inspiring Mom 2018 "Debbie Majida Shinta". Kenapa aku bisa segitu excited-nya?
Mom Debbie Majida Shinta (kanan)

Awalnya nih, entah kenapa, membayangkan kata arisan, aku sempat merasa kurang tertarik. Aku memang kebayang suasana arisan yang identik dengan pengundian, terus yang menang berhak atas uang yang terkumpul dari para peserta arisan (beranggotakan ibu-ibu) dalam nominal tertentu. Aku kepikiran juga kata "inspirasi" yang disematkan di belakang kata "arisan" berarti di sana bakalan ketemu dengan sesama ibu-ibu di acara tersebut, bisa jadi ajang sharing para Ibu tentang problema sehari-hari.

Arisan Inspirasi Dancow bertabur hadiah dari sesi door prize dan quiz

Tapi.. karena memang penasaran, saya coba cari infonya di google dan bertanya juga sama temen-temen yang udah pernah ikutan, ternyata aku salah besar.. Arisan Inspirasi with Dancow Inspiring Mom murni adalah ajang berbagi inspirasi seputar parenting yang digelar seorang Dancow Inspiring Mom, jauh dari image arisan yang kubayangkan sebelumnya. Apalagi nih, ada kuis dan door prize berhadiah juga.. Makanya aku pengen banget datang..

Mom Debbie dan Kak Isye, dua wanita inspiratif yang siap berbagi info dan tips menarik seputar parenting di Arisan Inspirasi Dancow

Apalagi, setelah datang langsung dan merasakan sendiri, ternyata nih atmosfer acaranya dikemas sangat santai, dan yang paling bikin lebih excited lagi adalah karena di acara ini aku bisa ngajak anakku untuk ikut seru-seruan juga dengan sesamanya anak-anak. Wah.. pas banget kan?

Anakku juga excited ikutan Arisan Inspirasi Dancow ini, karena bisa ketemu teman-teman baru..

Arisan Inspirasi yang berlangsung pada 19 Juli 2018 di Starlight Coffeebreak di bilangan Pondok Bambu Jakarta Timur ini menjadi momen pertama kalinya aku bertemu dengan Mom Debbie Majida Shinta, sosok Dancow Inspiring Mom yang sehari-harinya bekerja sebagai Community Manager di Radio U FM (94,7). Mom Debbie yang merupakan ibu dari 2 anak ini juga aktif di komunitas UFM Moms Community.

Mom Debbie Majida Shinta bersama Bloggers di Arisan Inspirasi Dancow Inspiring Mom

Dengan segambreng kesibukan ini, Mom Debbie masih menyempatkan diri untuk share tips dan pengalaman seputar parenting kepada peserta Arisan Inspirasi. Salut deh..

Berbagi Cerita "Iya Boleh"

Kita sebagai orang tua dianjurkan jangan cepat berputus asa dan terus optimis, percaya bahwa dengan tulus memberikan nutrisi, stimulasi, dan cinta, bisa memicu semangat belajar kita untuk mengenali, menghadapi, dan membimbing si kecil untuk bereksplorasi di masa pertumbuhannya, tentunya didukung dengan asupan gizi seimbang sesuai masa pertumbuhannya.

Asyik deh.. ketemu temen-temen sambil nyimak penjelasan Mom Debbie

Sebagai aplikasinya, Mom Debbie berbagi cerita "Iya Boleh" kepada para peserta Arisan Inspirasi. Apa sih maksudnya iya boleh? Apa ada hubungannya dengan pola asuh anak? Ternyata nih.. setelah dijelaskan oleh Mom Debbie, dua kata tersebut merupakan representasi cara tepat mendampingi anak belajar hal-hal baru, dengan tidak menghalanginya untuk mengeksplorasi apapun yang menjadi objek rasa ingin tahunya.

Mom Debbie menjelaskan, sebagai orang tua, kita harus berani mengatakan "Iya Boleh" kepada anak saat ia penasaran ingin melakukan atau mengetahui sesuatu yang menurutnya menarik.

Hal yang bisa aku tarik dari penjelasan Mom Debbie adalah, jika kita ingin melindungi anak dari hal-hal yang kita takutkan, seperti kotor, alergi, ataupun sakit karena terjatuh atau tertusuk benda tajam, maka kita sebagai orang tua harus menyikapinya dengan bijak, bukan dengan jalan melarang, namun dengan membolehkannya.

Sebagai orang tua, kita harus aktif menstimulasi perkembangan dan semangat belajar anak dengan membolehkannya bereksplorasi

Tujuan pembolehan ini tentu saja untuk memberinya kesempatan belajar hal-hal baru dari objek di sekitarnya sebagai media pembelajaran. Hal ini penting sebagai upaya stimulasi perkembangan anak agar optimal. Lalu, untuk meminimalisir hal-hal yang kita takutkan tadi, sebagai orang tua, kita wajib melakukan pendampingan dan pengawasan penuh. Kalau perlu, kita bisa ikut bermain juga dengan anak, menjawab setiap pertanyaan yang ada di benaknya secara bijak dengan cara-cara yang fun. Seru banget kan?

Penerapan "Iya Boleh" ini bisa kita lakukan saat mengajak anak bermain di Playground. Setiap anak menampakkan ekspresi penasaran dengan setiap mainan yang ditemuinya, Mom Debbie menyarankan kita untuk menyambut antusiasme anak dengan membolehkannya bermain. Jika permainannya terasa ekstrem, kita sebagai ibu tidak boleh takut, karena ketakutan bisa menular ke anak. Justru, dengan menemaninya bermain bersama, aktivitasnya akan terasa lebih menyenangkan.

Contoh lain adalah ketika anak ingin bermain dengan hewan, misalnya kucing. Kita jangan takut duluan dengan ancaman alergi bulu ataupun jijik dengan kotoran yang menempel di badan hewan tersebut. Justru anak bisa belajar banyak dari hewan sebagai sesama makhluk hidup yang wajib kita jaga. Kalau perlu, kita bisa mengajak anak berkunjung ke kebun binatang untuk sama-sama belajar mengenali berbagai jenis hewan di sana.

Seminar Nutrisi dari Ahli

Selain berbagi cerita "Iya Boleh", Mom Debbie juga didampingi seorang Pakar Gizi, kak Reisye Chairunnisa untuk berbagi wawasan seputar pemberian nutrisi dan pola makan yang tepat untuk anak di masa pertumbuhan.

Kak Reisye Chairunnisa (kanan)

Agar lebih mudah dipahami, Kak Isye (sapaan akrab kak Reisye menjelaskan tentang Pedoman Gizi Seimbang bagi anak dalam Piramida Makanan.

Piramida Makanan (source: instagram @hmb_store)

Piramida Makanan bisa menjadi panduan porsi makanan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi harian anak, kuncinya seperti ini:

  1. Membatasi asupan garam, gula, lemak, dan minyak
  2. 2-3 porsi sumber protein nabati (susu, yogurt, keju) dan sumber protein hewani (daging, telur, ikan)
  3. 2-3 porsi sayuran dan 3-5 porsi buah
  4. 3-8 porsi Karbohidrat (roti dan cereal yg sudah terfortifikasi, nasi, dan pasta)
  5. 8 gelas air
Dengan memperhatikan dan menerapkan pola makan ini, para ibu bisa lebih tenang karna kebutuhan nutrisi anak sudah tercukupi dengan seimbang.

Porsi makanan dengan nutrisi seimbang untuk menu harian si kecil

Kak Isye juga menerangkan bahwa susu bukanlah hal wajib lagi bila anak sudah diberi asupan makanan seimbang seperti pola piramida tersebut. Namun, untuk anak di atas usia 6 tahun sudah disarankan minum susu sebagai penyokong kebutuhan nutrisi harian anak.

Tips Mom Debbie Majida Shinta

Di Arisan Inspirasi bersama Dancow Inspiring Mom ini, Mom Debbie Majida Shinta juga menjelaskan 3 modal tumbuh kembang optimal anak, yaitu Nutrisi, Stimulasi, dan Cinta dari orang tuanya. Ketiga aspek ini harus saling sinkron satu sama lain, sebagai bekal anak meraih masa depan cemerlang.

Foto bareng Mom Debbie, Bloggers, dan Peserta Arisan Inspirasi Dancow Inspiring Mom

Mom Debbie juga bilang, dalam mengasuh anak, orang tua harus punya 3 kunci ini:
  1. Investasikan waktu untuk si kecil setiap hari
  2. Fokus untuk memberikan waktu berkualitas bersama anak
  3. Konsisten memberikan kasih sayang secara utuh kepada anak.

Kelak, sikap kita ini bisa jadi bekal untuknya bisa tumbuh dan berkembang dengan optimal, serta merangsang kreativitas, kepercayaan diri, dan keberanian anak di masa depannya.

Kita happy banget bisa ikut Arisan Inspirasi nih..

Senang sekali bisa dapat banyak inspirasi di acara ini 😊 Semoga acara seperti ini bisa sering-sering diadakan yaa.. Aamiin..

Senin, 23 Juli 2018

Ketika Serikat Pekerja JICT Menanti Kepastian di Ujung Harap

Apa yang akan Anda jawab saat ditanyai tentang Pelabuhan Peti Kemas?


Jujur, yang pertama kali terbayang di pikiran saya adalah ekspor dan impor. Pelabuhan Peti Kemas telah berjasa besar untuk memberi kemudahan dalam setiap aktivitas kita, terutama konsumsi yang melibatkan barang-barang dari mancanegara, mulai dari makanan, pakaian, barang-barang elektronik, hingga kendaraan.


Kegiatan Utama Pelabuhan Peti Kemas yang dioperasikan PT. Jakarta International Container Terminal (JICT) selayaknya terstruktur dengan baik, dimulai dari bongkar muat container, transfer peti kemas, penumpukan container di yard, sampai pada aktivitas ekspor/impor di gate. Tak terkecuali, kelayakan kuantitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)-nya.


Berkunjung ke Pelabuhan Peti Kemas, sudah pasti akan terbersit rasa kagum melihat para pekerja bisa bekerja-sama menyelesaikan pekerjaan besar seperti ini dengan semangat yang luar biasa.


Di balik hiruk-pikuknya bongkar-muat barang di Pelabuhan Peti Kemas, terselip cerita para pekerja yang membanting tulang demi keberlangsungan hidup keluarganya di sini.. Mereka tergabung dalam Serikat Pekerja PT. Jakarta International Container Termimal (SP-JICT) yang telah berdiri sejak tahun 2013.


Satu hal yang patut disalutkan, adalah sumbangsih mereka untuk PT. JICT yang sudah mencapai ratusan miliar rupiah per tahun.
Beberapa di antaranya sedang berharap kepastian nasib, semoga secepatnya bisa diangkat menjadi karyawan tetap.


Sedari awal, SPC menuntut PT. JICT mengangkat para pekerja outsourcing yang tergabung dalam SPC untuk menjadi karyawan tetap, namun karena kebijakan perusahaan, beberapa dari mereka terpaksa harus menerima kenyataan berupa Pemutusan Hak Kerja (PHK). Hal ini sangat disayangkan, mengingat kerja keras mereka kepada PT. JICT yang telah berlangsung bertahun-tahun. Kini, mereka tengah berjuang untuk memperoleh hak yang selayaknya mereka dapatkan, demi keberlangsungan hidup dan ketentraman bersama keluarga. Semoga kasus ini segera menemukan solusi terbaik bagi semua pihak, khususnya mengenai kejelasan nasib para karyawan outsourcing PT. JICT..

Mari kita doakan agar cerita indah tetap berlanjut di sini, demi sesuap nasi, demi tawa bahagia mereka yang menanti di rumah..